Diduga Dipicu Puntung Rokok, Lahan 2.000 Meter Persegi di Piyungan Ludes Terbakar

19 hours ago 13
Ilustrasi kebakaran. Foto: pixabay.com

BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Musim kemarau kembali memperlihatkan betapa berbahayanya kelalaian kecil. Sebatang puntung rokok yang diduga dibuang sembarangan disinyalir menjadi pemicu kebakaran lahan kosong seluas sekitar 2.000 meter persegi di wilayah Mutihan, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, Rabu (22/7/2026).

Beruntung, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke area lain. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam peristiwa tersebut.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan bahwa api berasal dari puntung rokok yang mengenai rerumputan kering di lokasi kejadian.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan. Namun demikian, penyebab pastinya masih didalami berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan,” ujarnya.

Lahan yang terbakar diketahui merupakan milik Honggo Seno (70).

Peristiwa bermula sekitar pukul 10.00 WIB ketika warga melihat kepulan asap muncul dari lahan kosong yang berada di samping sebuah gudang. Asap yang semakin pekat membuat warga segera mendatangi lokasi untuk memastikan sumbernya.

Saat tiba di lokasi, api diketahui telah membakar hamparan rumput kering dan terus membesar akibat kondisi vegetasi yang mudah terbakar selama musim kemarau.

“Menurut keterangan para saksi, mereka melihat kepulan asap kemudian langsung menuju lokasi untuk memastikan sumbernya. Setelah dicek, api ternyata sudah membakar rumput kering di lahan kosong tersebut,” kata Rita.

Melihat kobaran api terus meluas, warga berinisiatif melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.

“Warga bergerak cepat memadamkan api agar tidak meluas. Upaya tersebut berlangsung sekitar satu jam, namun masih terdapat beberapa titik api yang belum sepenuhnya padam sehingga membutuhkan penanganan lanjutan dari petugas Damkar,” tuturnya.

Petugas Pemadam Kebakaran Pos 6 Piyungan kemudian tiba sekitar pukul 11.45 WIB dengan satu unit mobil pemadam. Proses pemadaman dilaksanakan bersama personel Polsek Piyungan serta relawan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Srimartani.

Tim gabungan melanjutkan proses pendinginan hingga seluruh titik api berhasil dipastikan padam sekitar 20 menit kemudian.

“Api akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar sehingga tidak sempat merembet ke area lain. Berkat respons cepat warga, relawan, dan petugas, situasi dapat segera dikendalikan,” jelas Rita.

Pasca-kejadian, Polres Bantul mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati selama musim kemarau. Kondisi rumput dan semak yang mengering membuat lahan terbuka sangat rentan terbakar meski hanya terkena percikan api kecil.

Karena itu, masyarakat diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di kawasan yang dipenuhi vegetasi kering.

“Sedikit percikan api saja dapat memicu kebakaran yang berpotensi membahayakan lingkungan sekitar. Mari bersama-sama menjaga keselamatan dengan lebih peduli terhadap potensi kebakaran di musim kemarau,” tandas Rita. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|