Jaker dan Yayasan Imanda Sarva Indonesia Gelar Bedah Novel Menghadang Kubilai Khan di Solo

18 hours ago 7

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Semangat membangun budaya literasi sekaligus menghidupkan kembali kesadaran sejarah Nusantara akan digaungkan melalui kegiatan Bedah Buku Novel Menghadang Kubilai Khan karya A.J. Susmana yang digelar di Kota Solo.

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyelami kisah heroik para leluhur Nusantara sekaligus memetik nilai-nilai kepemimpinan, diplomasi, dan nasionalisme yang tetap relevan hingga kini.

Mengusung tema “Epic Nusantara: Mengenalkan Sikap Heroik Leluhur Nusantara”, kegiatan tersebut akan berlangsung pada Sabtu (25/7/2026) pukul 08.00-12.00 WIB di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Surakarta, Jalan Hasanuddin No. 112, Banjarsari. Acara terbuka untuk umum dan dapat diikuti secara gratis.

Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama antara Jaringan Kebudayaan Rakyat (Jaker) dan Yayasan Imanda Sarva Indonesia, sebagai bagian dari upaya mendorong tumbuhnya minat baca sekaligus memperluas apresiasi masyarakat terhadap karya sastra sejarah Indonesia.

Ketua Panitia, Dr. Sawitri, mengatakan bedah buku tersebut diharapkan menjadi ruang dialog yang mempertemukan penulis, akademisi, pegiat budaya, komunitas literasi, pelajar, mahasiswa, guru, hingga masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap sejarah dan sastra Indonesia.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan ruang diskusi yang tidak hanya membahas sebuah karya sastra, tetapi juga mengajak masyarakat memahami nilai-nilai sejarah yang membentuk jati diri bangsa,” ujarnya.

Untuk memperkaya perspektif peserta, novel tersebut akan dibedah oleh tiga narasumber dari latar belakang yang berbeda, yakni Dr. Sawitri dari Jaringan Kebudayaan Rakyat (Jaker), Dr. Jarot Kristianto dari Yayasan Imanda Sarva Indonesia, serta Halim HD, sastrawan dan budayawan. Ketiganya akan mengupas novel dari sisi sejarah, sastra, budaya, hingga relevansinya terhadap kehidupan kebangsaan saat ini.

Novel Menghadang Kubilai Khan mengangkat salah satu episode penting dalam sejarah Nusantara, yakni ancaman ekspansi Kekaisaran Mongol di bawah Kubilai Khan ke Pulau Jawa pada abad ke-13. Melalui alur cerita yang kuat, pembaca diajak memahami dinamika politik Kerajaan Singhasari menjelang keruntuhannya hingga lahirnya Majapahit, termasuk kecerdikan diplomasi Raden Wijaya dalam menghadapi kekuatan pasukan Mongol.

Karya A.J. Susmana dinilai berhasil memadukan fakta-fakta sejarah dengan gaya bertutur yang mengalir sehingga peristiwa besar yang melibatkan Kerajaan Singhasari, Majapahit, dan Kekaisaran Mongol menjadi lebih mudah dipahami oleh pembaca dari berbagai kalangan.

Sawitri berharap, bedah buku tersebut tidak berhenti sebagai forum membedah karya sastra, tetapi juga menjadi media pembelajaran sejarah yang mampu menumbuhkan karakter generasi muda.

Melalui diskusi bersama penulis dan para narasumber, peserta akan diajak menggali berbagai nilai penting yang terkandung dalam novel, mulai dari keberanian, kecerdikan berdiplomasi, persatuan, nasionalisme, hingga kepemimpinan. Nilai-nilai tersebut dinilai tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini.

“Kami berharap kegiatan ini semakin memperkuat budaya membaca, memperluas apresiasi terhadap sastra sejarah, sekaligus mempertemukan berbagai kalangan dalam ruang diskusi yang terbuka, kritis, dan konstruktif,” kata Sawitri.

Panitia juga menyiapkan berbagai fasilitas bagi peserta, di antaranya e-sertifikat, materi bedah buku, rekaman kegiatan, serta berkesempatan untuk berdiskusi langsung dengan penulis.

Masyarakat yang berminat mengikuti kegiatan ini dapat mendaftarkan diri melalui panitia. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan menghubungi Gibran di nomor 0858-0353-4651 atau Jarot di nomor 0817-9537-835. [*]

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|