Butuh Tiga Tahun Lebih, Ribuan Artefak dan Rekaman Budaya Papua Akhirnya “Pulang” 

17 hours ago 10

Repatriasi Perdana Benda-benda Budaya Papua dari Amerika Serikat

Sebuah momen bersejarah bagi pelestarian warisan leluhur tercipta di Tanah Papua. Museum Loka Budaya Universitas Cenderawasih (UNCEN) secara resmi menerima repatriasi perdana benda-benda budaya Papua dari Amerika Serikat, pada Kamis (6/8).

Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura

Pengembalian artefak ini mencatatkan sejarah sebagai prosesi repatriasi budaya pertama yang diterima langsung oleh lembaga di Tanah Papua dari luar negeri. Seluruh koleksi langka tersebut merupakan hasil pengumpulan dan riset antropologis mendiang Dr. O. W. (Bud) Hampton yang dilakukan di wilayah Dataran Tinggi Papua selama 18 tahun (1982–1999).

   Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual, seperti peralatan batu, aksesori tradisional, tas anyaman serat, hingga bahan tekstil langka berupa kain jaring laba-laba. Lebih dari 20.000 slide foto berwarna dan 100 rekaman suara kaset lapangan. Serta, Catatan etnografis dan data penelitian lapangan yang sangat terperinci.

   Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, proses penjemputan koleksi berharga ini dilakukan dengan pengamanan dan prosedur ketat. Perjalanan artefak dimulai dari Depo Peti Kemas Jayapura menuju kompleks Museum Loka Budaya Universitas Cenderawasih.

   Iring-iringan pengawalan melibatkan tim teknis museum, tokoh-tokoh dari Dewan Adat Papua (DAP), perwakilan Pemerintah Daerah Provinsi Papua dan pemerintah Kota Jayapura. Setibanya di lingkungan kampus Uncen, pimpinan universitas dan pemangku adat menyambut kepulangan benda-benda tersebut dalam suatu prosesi penyerahan adat yang khidmat.

   Sebagai bentuk transparansi dan penyebaran informasi edukatif kepada masyarakat luas, pihak Museum Loka Budaya Uncen turut mengundang para jurnalis dan insan pers dalam agenda Konferensi Pers resmi untuk memaparkan rincian teknis serta nilai strategis dari repatriasi ini.

  Wakil Rektor II Universitas Cenderawasih, Dr. Ferdinand Risamasu, SE., M.Sc.Ag, menyampaikan apresiasi mendalam atas rampungnya proses pengembalian materi ilmiah ini. Kehadiran artefak ini diyakini akan mentransformasi музей menjadi pusat edukasi yang komprehensif bagi generasi muda.

Repatriasi Perdana Benda-benda Budaya Papua dari Amerika Serikat

Sebuah momen bersejarah bagi pelestarian warisan leluhur tercipta di Tanah Papua. Museum Loka Budaya Universitas Cenderawasih (UNCEN) secara resmi menerima repatriasi perdana benda-benda budaya Papua dari Amerika Serikat, pada Kamis (6/8).

Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura

Pengembalian artefak ini mencatatkan sejarah sebagai prosesi repatriasi budaya pertama yang diterima langsung oleh lembaga di Tanah Papua dari luar negeri. Seluruh koleksi langka tersebut merupakan hasil pengumpulan dan riset antropologis mendiang Dr. O. W. (Bud) Hampton yang dilakukan di wilayah Dataran Tinggi Papua selama 18 tahun (1982–1999).

   Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual, seperti peralatan batu, aksesori tradisional, tas anyaman serat, hingga bahan tekstil langka berupa kain jaring laba-laba. Lebih dari 20.000 slide foto berwarna dan 100 rekaman suara kaset lapangan. Serta, Catatan etnografis dan data penelitian lapangan yang sangat terperinci.

   Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, proses penjemputan koleksi berharga ini dilakukan dengan pengamanan dan prosedur ketat. Perjalanan artefak dimulai dari Depo Peti Kemas Jayapura menuju kompleks Museum Loka Budaya Universitas Cenderawasih.

   Iring-iringan pengawalan melibatkan tim teknis museum, tokoh-tokoh dari Dewan Adat Papua (DAP), perwakilan Pemerintah Daerah Provinsi Papua dan pemerintah Kota Jayapura. Setibanya di lingkungan kampus Uncen, pimpinan universitas dan pemangku adat menyambut kepulangan benda-benda tersebut dalam suatu prosesi penyerahan adat yang khidmat.

   Sebagai bentuk transparansi dan penyebaran informasi edukatif kepada masyarakat luas, pihak Museum Loka Budaya Uncen turut mengundang para jurnalis dan insan pers dalam agenda Konferensi Pers resmi untuk memaparkan rincian teknis serta nilai strategis dari repatriasi ini.

  Wakil Rektor II Universitas Cenderawasih, Dr. Ferdinand Risamasu, SE., M.Sc.Ag, menyampaikan apresiasi mendalam atas rampungnya proses pengembalian materi ilmiah ini. Kehadiran artefak ini diyakini akan mentransformasi музей menjadi pusat edukasi yang komprehensif bagi generasi muda.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|