WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Suasana siang yang semula tenang di lingkungan Pokoh RT 1 RW 3, Kelurahan Wonoboyo, Kecamatan Wonogiri, Jumat (5/6/2026), mendadak berubah menjadi kepanikan. Seorang lansia bernama Suranto (65) dilaporkan pingsan saat berada di atas pohon jati yang sedang ditebangnya.
Peristiwa yang membuat warga sekitar cemas itu terjadi ketika korban tengah melakukan aktivitas memotong atau menebang pohon jati. Namun di tengah pekerjaannya, korban diduga mengalami serangan vertigo hingga kehilangan keseimbangan dan akhirnya pingsan di atas pohon.
Kondisi tersebut membuat korban tidak mampu turun sendiri. Posisinya yang masih berada di ketinggian memicu kekhawatiran warga karena berpotensi menimbulkan risiko yang lebih besar apabila tidak segera dilakukan penyelamatan.
Laporan mengenai kejadian itu segera diteruskan melalui grup WhatsApp dan nomor layanan yang biasa digunakan masyarakat untuk melaporkan keadaan darurat. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Wonogiri.
Koordinator Lapangan Sriyanto Kembo mewakili Kepala Bidang Damkar Joko Prayitno dan Kasatpol PP Wonogiri Joko Susilo menjelaskan bahwa laporan diterima dan langsung direspons cepat oleh petugas.
Sebanyak delapan personel Damkar Regu 1 diterjunkan menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas segera melakukan koordinasi dengan keluarga korban, pemilik rumah, warga sekitar, serta Tim SAR Wonogiri untuk menyusun langkah evakuasi yang aman.
Situasi cukup menegangkan karena korban berada di atas pohon dan dalam kondisi lemah akibat gangguan vertigo yang kambuh. Tim gabungan harus bekerja hati-hati agar proses penyelamatan tidak menimbulkan risiko tambahan bagi korban maupun petugas.
“Dengan peralatan yang tersedia dan dukungan warga setempat, petugas akhirnya berhasil mengamankan posisi korban. Setelah itu, proses penurunan dilakukan secara bertahap hingga Suranto berhasil dievakuasi dari atas pohon dalam keadaan selamat,” jelas Sriyanto Kembo.
Evakuasi berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga sekitar pukul 15.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Usai berhasil diturunkan, korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Tidak ada laporan mengenai cedera serius akibat kejadian tersebut.
Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti pentingnya respons cepat ketika terjadi kondisi darurat di lingkungan masyarakat. Kerja sama antara Damkar Wonogiri, Tim SAR, keluarga korban, dan warga sekitar menjadi faktor utama yang membuat proses penyelamatan dapat berlangsung aman.
Adapun personel Damkar Wonogiri yang terlibat dalam operasi penyelamatan tersebut antara lain Sukatman, Ayiep Donni Listria Sakti, Aprianto Purnomo Hadi, Andrie Budi Atmojo, Effendi Agus Nugroho, Arif Prasetyo, Eko Widodo, dan Ahmad Setyo Utomo. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

7 hours ago
8


















































