Di Hadapan Korban Bencana, Prabowo Serukan untuk Hormati dan Rawat Alam

2 hours ago 3
Presiden Prabowo Subianto | Instagram

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Di depan para korban bencana banjir dan tanah longsor Sumatera, yang diduga akibat penebangan liar oleh perusahaan, Presiden Prabowo mengingatkan agar semua orang ikut menjaga dan menghormati alam.

Pesan tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat menghabiskan malam pergantian Tahun Baru 2026 bersama warga terdampak bencana di lokasi pengungsian Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Di tengah suasana duka akibat bencana, Prabowo mengajak masyarakat menjadikan peristiwa tersebut sebagai refleksi pentingnya hubungan manusia dengan alam.

Prabowo menuturkan, Indonesia dianugerahi kekayaan alam yang luar biasa, namun di sisi lain juga memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana alam. Karena itu, menurutnya, pembangunan dan aktivitas manusia harus selalu dibarengi dengan sikap menghormati dan merawat lingkungan.

“Negara kita sangat besar, sangat indah, sangat makmur, tapi memang kita harus waspada terhadap alam. Karena itu alam harus kita hormati, alam harus kita jaga, alam harus kita rawat,” kata Prabowo, dikutip dari keterangan Tim Komunikasi Presiden, Kamis (1/1/2026).

Di hadapan para pengungsi, Prabowo juga menyampaikan pesan penguatan moral. Ia meminta warga tetap tabah, ikhlas, dan saling menopang dalam menghadapi musibah yang datang di awal tahun.

“Kita harus terus kuat, tegar jiwa kita. Dan yang paling penting, kita harus gotong royong bersama-sama menghadapi kesulitan,” tutur Prabowo.

Malam pergantian tahun tersebut dihabiskan Prabowo di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru. Tidak sekadar memberi arahan, Presiden juga memilih merayakan momen pergantian tahun secara sederhana bersama para korban bencana di pengungsian.

Menjelang pukul 00.00 WIB, Prabowo mengajak warga yang hadir untuk bernyanyi bersama menyambut tahun 2026. “Oke, kita tiga menit lagi nih. Bagaimana coba kalau kita bersama-sama kita nyanyi Tanah Air Kita, ya,” kata Prabowo.

Lagu “Tanah Airku” kemudian dinyanyikan bersama warga pengungsian. Menteri Luar Negeri Sugiono serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi tampak turut mendampingi dan ikut bernyanyi. Setelah itu, Prabowo kembali melantunkan lagu “Rayuan Pulau Kelapa” bersama hadirin.

Kunjungan Presiden ke wilayah terdampak bencana Sumatera dilakukan sejak Rabu (31/12/2025). Prabowo bersama rombongan terbatas mendarat di Bandar Udara Raja Sisingamangaraja XII, Kabupaten Tapanuli Utara, sebelum melanjutkan agenda ke sejumlah lokasi terdampak di Sumatera Utara.

Di Tapanuli Selatan, Prabowo meninjau langsung pembangunan Jembatan Bailey di Sungai Garoga yang sebelumnya terputus akibat bencana. Jembatan darurat tersebut dibangun secara gotong royong oleh aparat dan masyarakat setempat untuk memulihkan akses antarwilayah.

Selain meninjau infrastruktur, Prabowo juga mengagendakan kunjungan ke sejumlah posko pengungsian. Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan para korban mendapatkan pelayanan yang layak serta bantuan logistik tersalurkan dengan baik.

Dalam rangkaian kunjungan bencana ini, Prabowo juga direncanakan menyambangi Provinsi Aceh. Namun rencana menghabiskan malam tahun baru di Aceh terpaksa dibatalkan akibat kondisi cuaca yang tidak memungkinkan. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|