Ditimpa Dahan Pohon, Pedagang UMKM di Lapangan Merdeka Binjai Meninggal Dunia

4 hours ago 5

Angin kencang yang disertai hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, mengakibatkan dahan dari pohon besar jatuh. Dana pohon tersebut menimpa dan menewaskan Lila Apriyana, seorang pedagang di Lapangan Merdeka Binjai, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Binjai Kota, Senin (14/9) sore.

Pedagang UMKM yang berjualan di Lapangan Merdeka Binjai, Ali, mengungkapkan mulanya menduga korban hanya pingsan biasa. Dia menyebut, korban tengah menyusun barang jualannya karena cuaca tidak mendukung untuk berdagang. “Posisi pas lagi angin kencang, (jatuh dahan) pas kena bagian sini (leher belakang),” kata dia.

Usai ditimpa dahan yang jatuh, korban pun tak berdaya dengan posisi tengkurap. Kondisi itu membuat heboh pedagang lain dan berupaya menolong korban.

Ketika dibalikkan dengan posisi telentang, hidung korban mengeluarkan darah. “Lalu di sini (tunjuk kening), ada darah,” kata Ali.

“Di sini (kepala belakang), juga ada darah tapi pas lagi di jalan ke rumah sakit keluarnya,” sambungnya.

Di lokasi kejadian, terlihat bercak darah korban. Sementara itu, korban dibawa ke RSUD Djoelham Binjai.

Namun, nyawa korban tidak tertolong. Wanita berusia 40 tahun itu diduga meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

“Katanya di jalan tadi sudah memang tidak respon, sudah dipanggil panggil gak ada respon. Di rumah sakit sudah dikatain tidak ada,” bebernya.

Isak tangis keluarga pecah saat mengetahui korban sudah tidak ada. Seorang perempuan yang disebut anaknya, tak kuasa melihat orangtuanya sudah tiada.

Terpisah, Plt Direktur RSUD Djoelham, dr Doni Asrin menyatakan, korban sudah tutup usia ketika tiba di rumah sakit milik Pemko Binjai tersebut.

“Kami dari pihak rumah sakit, pasien datang (ke RSUD Djoelham) dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Korban mengalami luka di bagian belakang kepala oleh batang kayu,” pungkasnya. (ted)

Angin kencang yang disertai hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, mengakibatkan dahan dari pohon besar jatuh. Dana pohon tersebut menimpa dan menewaskan Lila Apriyana, seorang pedagang di Lapangan Merdeka Binjai, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Binjai Kota, Senin (14/9) sore.

Pedagang UMKM yang berjualan di Lapangan Merdeka Binjai, Ali, mengungkapkan mulanya menduga korban hanya pingsan biasa. Dia menyebut, korban tengah menyusun barang jualannya karena cuaca tidak mendukung untuk berdagang. “Posisi pas lagi angin kencang, (jatuh dahan) pas kena bagian sini (leher belakang),” kata dia.

Usai ditimpa dahan yang jatuh, korban pun tak berdaya dengan posisi tengkurap. Kondisi itu membuat heboh pedagang lain dan berupaya menolong korban.

Ketika dibalikkan dengan posisi telentang, hidung korban mengeluarkan darah. “Lalu di sini (tunjuk kening), ada darah,” kata Ali.

“Di sini (kepala belakang), juga ada darah tapi pas lagi di jalan ke rumah sakit keluarnya,” sambungnya.

Di lokasi kejadian, terlihat bercak darah korban. Sementara itu, korban dibawa ke RSUD Djoelham Binjai.

Namun, nyawa korban tidak tertolong. Wanita berusia 40 tahun itu diduga meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

“Katanya di jalan tadi sudah memang tidak respon, sudah dipanggil panggil gak ada respon. Di rumah sakit sudah dikatain tidak ada,” bebernya.

Isak tangis keluarga pecah saat mengetahui korban sudah tidak ada. Seorang perempuan yang disebut anaknya, tak kuasa melihat orangtuanya sudah tiada.

Terpisah, Plt Direktur RSUD Djoelham, dr Doni Asrin menyatakan, korban sudah tutup usia ketika tiba di rumah sakit milik Pemko Binjai tersebut.

“Kami dari pihak rumah sakit, pasien datang (ke RSUD Djoelham) dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Korban mengalami luka di bagian belakang kepala oleh batang kayu,” pungkasnya. (ted)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|