Tes Urin Mendadak Petugas Lapas Binjai, Cegah dan Berantas Penyalahgunaan Narkoba

5 hours ago 7

BINJAI – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai melakukan pemeriksaan atau tes urin secara mendadak yang menyasar seluruh petugas, akhir pekan kemarin. Langkah ini bagian dari upaya memperkuat pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika.

Kalapas Binjai, Mochamad Mukaffi mengungkapkan, langkah tes urin dadakan ini sebagai bentuk deteksi dini dan juga sekaligus wujud komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Tes urine juga menjadi bagian dari pengawasan internal, untuk memastikan seluruh jajaran dapat menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

“Pelaksanaan tes urine merupakan bentuk komitmen bersama seluruh jajaran untuk tidak memberikan ruang terhadap penyalahgunaan narkotika di lingkungan Lapas. Kami berkomitmen untuk tidak memberikan ruang terhadap penyalahgunaan narkotika, termasuk kepada petugas di lingkungan Lapas Kelas IIA Binjai,” tegas Kaffi, Senin (14/9/2026).

“Kegiatan ini merupakan agenda rutin dan berkelanjutan sebagai bagian dari pengawasan internal,” sambungnya.

Seluruh pegawai di Lapas Binjai, menjadi sasaran pelaksanaan tes urin. Mulai dari pejabat struktural hingga petugas pelaksana.

Proses pengambilan dan pemeriksaan sampel dilaksanakan dengan pengawasan secara ketat serta melibatkan petugas dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara. Kaffi menyebut, petugas dari kantor wilayah dilibatkan untuk memastikan proses pemeriksaan tes urine berjalan secara objektif, transparan, dan akuntabel.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap seluruh sampel yang diambil, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika. Hasil tersebut menjadi indikator positif sekaligus memperkuat komitmen jajaran Lapas Binjai dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN),” sambung Kaffi.

Hasil pemeriksaan ini juga diapresiasi Kaffi. Pelaksanaan tes urin juga berjalan tertib, aman dan lancar.

Dia menegaskan, pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan narkotika akan terus diperkuat. “Hasil ini menjadi bukti nyata bahwa jajaran Lapas Binjai konsisten dalam menjaga lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba,” serunya.

“Kami akan terus memperkuat pengawasan serta pembinaan guna mendukung terciptanya pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas,” pungkasnya.

Melalui pelaksanaan pemeriksaan secara rutin dan berkelanjutan, Lapas Binjai berkomitmen untuk terus memperkuat integritas jajaran, sekaligus melakukan langkah preventif dalam mendeteksi secara dini potensi penyalahgunaan narkotika yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan. Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat budaya kerja yang bersih, profesional, dan berintegritas serta mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemasyarakatan yang aman, tertib, hingga bebas dari narkoba. (ted)

BINJAI – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai melakukan pemeriksaan atau tes urin secara mendadak yang menyasar seluruh petugas, akhir pekan kemarin. Langkah ini bagian dari upaya memperkuat pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika.

Kalapas Binjai, Mochamad Mukaffi mengungkapkan, langkah tes urin dadakan ini sebagai bentuk deteksi dini dan juga sekaligus wujud komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Tes urine juga menjadi bagian dari pengawasan internal, untuk memastikan seluruh jajaran dapat menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

“Pelaksanaan tes urine merupakan bentuk komitmen bersama seluruh jajaran untuk tidak memberikan ruang terhadap penyalahgunaan narkotika di lingkungan Lapas. Kami berkomitmen untuk tidak memberikan ruang terhadap penyalahgunaan narkotika, termasuk kepada petugas di lingkungan Lapas Kelas IIA Binjai,” tegas Kaffi, Senin (14/9/2026).

“Kegiatan ini merupakan agenda rutin dan berkelanjutan sebagai bagian dari pengawasan internal,” sambungnya.

Seluruh pegawai di Lapas Binjai, menjadi sasaran pelaksanaan tes urin. Mulai dari pejabat struktural hingga petugas pelaksana.

Proses pengambilan dan pemeriksaan sampel dilaksanakan dengan pengawasan secara ketat serta melibatkan petugas dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara. Kaffi menyebut, petugas dari kantor wilayah dilibatkan untuk memastikan proses pemeriksaan tes urine berjalan secara objektif, transparan, dan akuntabel.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap seluruh sampel yang diambil, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika. Hasil tersebut menjadi indikator positif sekaligus memperkuat komitmen jajaran Lapas Binjai dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN),” sambung Kaffi.

Hasil pemeriksaan ini juga diapresiasi Kaffi. Pelaksanaan tes urin juga berjalan tertib, aman dan lancar.

Dia menegaskan, pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan narkotika akan terus diperkuat. “Hasil ini menjadi bukti nyata bahwa jajaran Lapas Binjai konsisten dalam menjaga lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba,” serunya.

“Kami akan terus memperkuat pengawasan serta pembinaan guna mendukung terciptanya pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas,” pungkasnya.

Melalui pelaksanaan pemeriksaan secara rutin dan berkelanjutan, Lapas Binjai berkomitmen untuk terus memperkuat integritas jajaran, sekaligus melakukan langkah preventif dalam mendeteksi secara dini potensi penyalahgunaan narkotika yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan. Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat budaya kerja yang bersih, profesional, dan berintegritas serta mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemasyarakatan yang aman, tertib, hingga bebas dari narkoba. (ted)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|