Hujan Deras Picu Longsor, Jalan Utama Desa Cening, Kendal Amblas

2 days ago 7
Ilustrasi jalan amblas | freepik

KENDAL, JOGLOSEMARNEWS.COM Akses utama menuju Dusun Bumen, Desa Cening, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal terganggu setelah jalan cor beton di wilayah tersebut amblas akibat longsor. Kerusakan jalan itu membuat kendaraan roda empat tidak dapat melintas dan memaksa warga ekstra waspada saat melaluinya.

Pantauan di lokasi, Senin (5/1/2026), kondisi jalan tampak terbelah dengan bagian badan jalan turun cukup dalam. Sejumlah pengendara sepeda motor terlihat melambatkan laju kendaraan saat melintasi titik jalan yang rusak.

Longsor terjadi di jalur tanjakan sepanjang sekitar 100 meter dengan kemiringan kurang lebih 45 derajat. Tebing di sisi jalan memiliki ketinggian hampir 25 meter, sehingga longsoran tanah menyeret sebagian konstruksi jalan ke bawah.

Salah seorang warga setempat, Giyadi, mengungkapkan peristiwa longsor terjadi sekitar tiga hari lalu saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada malam hari.

“Itu kejadian pas malam, tapi saya belum tidur,” kata Giyadi saat ditemui di lokasi.

Mendengar suara gemuruh dari arah jalan, Giyadi segera keluar rumah dan mendapati jalan utama desa sudah amblas. Kepanikan warga bertambah karena longsoran tanah juga hampir merobohkan satu tiang listrik yang berdiri di tepi jalan.

“Ada kabel tiang listrik yang putus dan langsung kena ke rumah karena longsor itu. Dan tiba-tiba saja ada suara ledakan, listrik langsung padam,” ungkapnya.

Selain merusak jalan, longsor tersebut juga berdampak pada satu rumah warga yang berada dekat dengan lokasi kejadian. Giyadi menambahkan, jalan tersebut sebenarnya baru dibangun kembali sekitar satu tahun lalu setelah mengalami kerusakan serupa.

“Ini masih baru jalannya, tahun lalu baru dibangun. Ini amblas lagi,” tuturnya.

Kepala Desa Cening, Budi Raharjo, mengatakan pihak desa telah mengajukan permohonan perbaikan kepada Pemerintah Kabupaten Kendal. Menurutnya, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses bagi warga Dusun Bumen.

“Tidak ada jalan lain, kami sudah mengajukan perbaikannya ke ibu Bupati, dan alhamdulillah hari ini langsung dilakukan pengecekan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyatakan kondisi jalan tersebut masuk kategori rawan bencana. Pemerintah daerah akan segera berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk penanganan darurat.

“Nanti kami segera minta BPBD untuk membuat edaran tanggap darurat bencana. Ini nanti bisa pakai dana Belanja Tidak Terduga (BTT),” kata Dyah Kartika Permanasari.

Bupati yang akrab disapa Tika itu menambahkan, perbaikan jalan nantinya juga akan disertai pembangunan senderan talud di titik longsoran. Namun, besaran anggaran masih akan dikaji lebih lanjut.

“Nanti kami kaji dan kalkulasikan dulu, karena ini juga butuh bangun senderan,” tandasnya. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|