Kampung Holtekamp Masuk Penilaian Kampung Pancasila 2026

1 day ago 10

JAYAPURA – Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, masuk dalam penilaian Kampung Pancasila Tahun 2026 yang dilaksanakan jajaran TNI Angkatan Darat. Penilaian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila sekaligus mendorong pembinaan masyarakat di tingkat kampung.

   Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI yang telah memberikan kesempatan kepada Kampung Holtekamp untuk mengikuti penilaian tersebut.

  “Saya berterima kasih bahwa Kampung Holtekamp, Kota Jayapura, masuk dalam kategori untuk diberikan penilaian sebagai Kampung Pancasila. Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak TNI,” ujar Abisai usai kegiatan di Holtekam, Kamis (20/8).

   Menurutnya, program Kampung Pancasila memiliki nilai penting dalam meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta memperkuat Pancasila sebagai dasar negara.

  Abisai berharap penilaian Kampung Pancasila tidak hanya dilakukan di Holtekamp, tetapi ke depan dapat menjangkau kampung-kampung lainnya di Kota Jayapura. “Harapan saya ke depan, selain Kampung Holtekamp, kampung-kampung lain juga dapat diberikan penilaian, sehingga kita sebagai warga negara Indonesia harus mencintai negara dan Pancasila menjadi dasar kita,” katanya.

  Sementara itu, Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, SH., MM., mengatakan program Kampung Pancasila merupakan bagian dari upaya TNI dalam memperkuat pembinaan masyarakat di tingkat kampung.

   Menurutnya, pembinaan tidak hanya berkaitan dengan pemahaman nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga mencakup berbagai aspek yang mendukung kemandirian dan kemajuan masyarakat.

  “Ini merupakan upaya kita melakukan penguatan kepada masyarakat, khususnya aspek pembinaan melalui Kampung Pancasila, dari segi pembinaan di bidang pertanian, ketahanan pangan, peternakan, pembinaan generasi muda, UMKM, termasuk pembinaan terkait bagaimana mengelola media supaya dapat dimanfaatkan dengan baik sebagai saluran informasi demi perkembangan dan kemajuan,” jelasnya.

JAYAPURA – Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, masuk dalam penilaian Kampung Pancasila Tahun 2026 yang dilaksanakan jajaran TNI Angkatan Darat. Penilaian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila sekaligus mendorong pembinaan masyarakat di tingkat kampung.

   Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI yang telah memberikan kesempatan kepada Kampung Holtekamp untuk mengikuti penilaian tersebut.

  “Saya berterima kasih bahwa Kampung Holtekamp, Kota Jayapura, masuk dalam kategori untuk diberikan penilaian sebagai Kampung Pancasila. Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak TNI,” ujar Abisai usai kegiatan di Holtekam, Kamis (20/8).

   Menurutnya, program Kampung Pancasila memiliki nilai penting dalam meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta memperkuat Pancasila sebagai dasar negara.

  Abisai berharap penilaian Kampung Pancasila tidak hanya dilakukan di Holtekamp, tetapi ke depan dapat menjangkau kampung-kampung lainnya di Kota Jayapura. “Harapan saya ke depan, selain Kampung Holtekamp, kampung-kampung lain juga dapat diberikan penilaian, sehingga kita sebagai warga negara Indonesia harus mencintai negara dan Pancasila menjadi dasar kita,” katanya.

  Sementara itu, Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, SH., MM., mengatakan program Kampung Pancasila merupakan bagian dari upaya TNI dalam memperkuat pembinaan masyarakat di tingkat kampung.

   Menurutnya, pembinaan tidak hanya berkaitan dengan pemahaman nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga mencakup berbagai aspek yang mendukung kemandirian dan kemajuan masyarakat.

  “Ini merupakan upaya kita melakukan penguatan kepada masyarakat, khususnya aspek pembinaan melalui Kampung Pancasila, dari segi pembinaan di bidang pertanian, ketahanan pangan, peternakan, pembinaan generasi muda, UMKM, termasuk pembinaan terkait bagaimana mengelola media supaya dapat dimanfaatkan dengan baik sebagai saluran informasi demi perkembangan dan kemajuan,” jelasnya.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|