Petugas memadamkan api yang membakar rumah produksi tahu Ngadiroyo Nguntoronadi Wonogiri. Dok. Damkar Wonogiri WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah yang sekaligus digunakan sebagai tempat produksi tahu di wilayah Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, Senin (5/1/2026) dini hari. Api yang muncul dari bagian atap bangunan dengan cepat menjalar dan melahap hampir seluruh isi rumah, termasuk mesin serta peralatan produksi tahu milik warga.
Peristiwa kebakaran tersebut menimpa rumah milik Sutrisno (45), warga Dusun Sengon RT 3 RW 4, Desa Ngadiroyo, Kecamatan Nguntoronadi, Wonogiri. Api diketahui mulai muncul sekitar pukul 24.00 WIB, sementara laporan resmi diterima oleh petugas Damkar Wonogiri pada pukul 00.10 WIB.
Koordinator Lapangan Damkar Wonogiri Sriyanto Kembo, yang mewakili Kabid Damkar Joko Prayitno dan Kasatpol PP Joko Susilo, menyampaikan bahwa tim langsung bergerak cepat menuju lokasi setelah laporan diterima.
Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dengan delapan personel dikerahkan ke lokasi kejadian. Tim tiba di tempat kebakaran sekitar pukul 00.25 WIB, dipimpin langsung oleh Sukatman selaku Danru R1 Regu 1 Damkar Wonogiri.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, sumber api diduga kuat berasal dari konsleting listrik di bagian atas atap rumah sebelah utara. Area tersebut merupakan bagian dari bangunan yang digunakan untuk aktivitas produksi tahu, sehingga api dengan cepat menjalar ke rumah induk.
“Api pertama kali terlihat dari bagian atap, kemudian menjalar dan membakar seluruh mesin serta peralatan produksi tahu,” ungkap petugas di lokasi.
Kondisi bangunan yang didominasi material mudah terbakar membuat api berkembang cepat. Warga sekitar sempat berupaya membantu pemadaman secara manual sebelum petugas tiba, namun kobaran api cukup besar dan membutuhkan penanganan profesional.
Proses pemadaman berlangsung intens selama kurang lebih satu jam. Berkat kerja cepat petugas Damkar yang dibantu warga, api akhirnya berhasil dijinakkan dan tidak merembet ke rumah warga lainnya. Tahap pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa dan resmi berakhir pada pukul 01.25 WIB.
Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka. Namun, kerugian material cukup signifikan. Rumah beserta seluruh mesin dan peralatan produksi tahu hangus terbakar, sementara nilai kerugian secara pasti masih dalam pendataan dan belum dapat ditaksir secara nominal.
Petugas memastikan selama proses pemadaman hingga pendinginan, kegiatan berjalan aman dan lancar tanpa kendala berarti di lapangan.
Pihak Damkar mengimbau pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik, terutama pada bangunan yang digunakan untuk aktivitas produksi dengan peralatan berdaya besar dan beroperasi hingga malam hari. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

2 days ago
7

















































