TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemko Tebingtinggi resmi mengalihkan distribusi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 28 November 2025 kepada masyarakat yang terdampak banjir. Kebijakan ini diambil sebagai langkah cepat untuk memperkuat suplai pangan di seluruh posko pengungsian yang tersebar di sejumlah titik kota.
Pengalihan paket MBG ini menjadi respons langsung pemko terhadap meningkatnya kebutuhan pangan harian para pengungsi, menyusul curah hujan tinggi yang menyebabkan genangan meluas di beberapa kecamatan.
Berdasarkan data yang diperoleh awak media, terdapat 14 Sentra Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) yang aktif beroperasi di berbagai wilayah Kota Tebingtinggi. Kesemua sentra ini berada di bawah naungan Yayasan Bintang Ceria Indonesia, Yayasan Kemala Bhayangkari Tebingtinggi, dan Yayasan Merah Putih Sejati.
Seluruh SPPG tersebut setiap harinya memproduksi paket MBG sesuai kapasitas masing-masing, dan selama ini diperuntukkan bagi penerima manfaat program pangan bergizi dari pemerintah pusat dan daerah.
Namun, melihat situasi darurat yang terjadi akibat banjir, pemko mengambil langkah cepat dengan menginstruksikan agar seluruh suplai Jumat (28/11) dialihkan khusus untuk korban terdampak. Arahan tersebut disampaikan melalui Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Tebingtinggi.
Korwil BGN Kota Tebingtinggi, Widia Pertiwi menjelaskan, pengalihan MBG merupakan instruksi langsung dari Pemerintah Kota, mengingat lonjakan kebutuhan pangan di posko-posko banjir dalam dua hari terakhir.
“Seluruh SPPG telah kami arahkan untuk menyalurkan paket MBG langsung ke posko-posko banjir. Bantuan ini diharapkan mampu memperkuat pemenuhan pangan warga terdampak banjir,” ujar Widia.
Menurutnya, dengan kapasitas produksi yang cukup besar, pengalihan paket MBG ini memberi dampak signifikan terhadap ketahanan pangan para pengungsi, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta warga yang memiliki keterbatasan mobilitas.
Di sejumlah lokasi, distribusi paket MBG mulai terlihat berlangsung sejak pagi hari. Petugas SPPG bersama relawan dan perangkat kelurahan turut mengatur pembagian agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan penumpukan massa.
Pemko Tebingtinggi bekerja sama dengan Korwil BGN, BPBD, dan penyelenggara SPPG memastikan bahwa distribusi dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan merata. Pemko juga terus memantau kebutuhan tambahan apabila kondisi banjir belum surut.
Upaya ini mendapat apresiasi dari para pengungsi yang sebelumnya mengaku kesulitan mendapatkan suplai makanan siap santap, terutama bagi keluarga yang hadir dengan anak kecil dan orang tua lanjut usia.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Tebingtinggi, Erwin Suheri Damanik, turut turun langsung ke lokasi pengambilan bantuan MBG di area tanah lapangan Merdeka yang berada di Jalan Sutomo. Kehadiran Sekdako sekaligus memastikan agar pendistribusian berjalan lancar tanpa hambatan teknis.
Erwin mengatakan, pemko terus berupaya menambah dukungan logistik dengan memaksimalkan seluruh potensi yang ada. Dia juga mengingatkan agar warga tetap waspada dan mengikuti arahan petugas selama masa tanggap darurat.
Pengalihan MBG diharapkan dapat meringankan beban warga selama masa darurat banjir dan memastikan semua pengungsi mendapatkan asupan nutrisi yang cukup setiap harinya.
Dengan langkah cepat ini, Pemko Tebingtinggi menunjukkan komitmen kuat dalam penanganan bencana dan perlindungan warga, terutama mereka yang paling rentan terdampak banjir. (mag-3/saz)
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemko Tebingtinggi resmi mengalihkan distribusi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 28 November 2025 kepada masyarakat yang terdampak banjir. Kebijakan ini diambil sebagai langkah cepat untuk memperkuat suplai pangan di seluruh posko pengungsian yang tersebar di sejumlah titik kota.
Pengalihan paket MBG ini menjadi respons langsung pemko terhadap meningkatnya kebutuhan pangan harian para pengungsi, menyusul curah hujan tinggi yang menyebabkan genangan meluas di beberapa kecamatan.
Berdasarkan data yang diperoleh awak media, terdapat 14 Sentra Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) yang aktif beroperasi di berbagai wilayah Kota Tebingtinggi. Kesemua sentra ini berada di bawah naungan Yayasan Bintang Ceria Indonesia, Yayasan Kemala Bhayangkari Tebingtinggi, dan Yayasan Merah Putih Sejati.
Seluruh SPPG tersebut setiap harinya memproduksi paket MBG sesuai kapasitas masing-masing, dan selama ini diperuntukkan bagi penerima manfaat program pangan bergizi dari pemerintah pusat dan daerah.
Namun, melihat situasi darurat yang terjadi akibat banjir, pemko mengambil langkah cepat dengan menginstruksikan agar seluruh suplai Jumat (28/11) dialihkan khusus untuk korban terdampak. Arahan tersebut disampaikan melalui Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Tebingtinggi.
Korwil BGN Kota Tebingtinggi, Widia Pertiwi menjelaskan, pengalihan MBG merupakan instruksi langsung dari Pemerintah Kota, mengingat lonjakan kebutuhan pangan di posko-posko banjir dalam dua hari terakhir.
“Seluruh SPPG telah kami arahkan untuk menyalurkan paket MBG langsung ke posko-posko banjir. Bantuan ini diharapkan mampu memperkuat pemenuhan pangan warga terdampak banjir,” ujar Widia.
Menurutnya, dengan kapasitas produksi yang cukup besar, pengalihan paket MBG ini memberi dampak signifikan terhadap ketahanan pangan para pengungsi, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta warga yang memiliki keterbatasan mobilitas.
Di sejumlah lokasi, distribusi paket MBG mulai terlihat berlangsung sejak pagi hari. Petugas SPPG bersama relawan dan perangkat kelurahan turut mengatur pembagian agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan penumpukan massa.
Pemko Tebingtinggi bekerja sama dengan Korwil BGN, BPBD, dan penyelenggara SPPG memastikan bahwa distribusi dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan merata. Pemko juga terus memantau kebutuhan tambahan apabila kondisi banjir belum surut.
Upaya ini mendapat apresiasi dari para pengungsi yang sebelumnya mengaku kesulitan mendapatkan suplai makanan siap santap, terutama bagi keluarga yang hadir dengan anak kecil dan orang tua lanjut usia.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Tebingtinggi, Erwin Suheri Damanik, turut turun langsung ke lokasi pengambilan bantuan MBG di area tanah lapangan Merdeka yang berada di Jalan Sutomo. Kehadiran Sekdako sekaligus memastikan agar pendistribusian berjalan lancar tanpa hambatan teknis.
Erwin mengatakan, pemko terus berupaya menambah dukungan logistik dengan memaksimalkan seluruh potensi yang ada. Dia juga mengingatkan agar warga tetap waspada dan mengikuti arahan petugas selama masa tanggap darurat.
Pengalihan MBG diharapkan dapat meringankan beban warga selama masa darurat banjir dan memastikan semua pengungsi mendapatkan asupan nutrisi yang cukup setiap harinya.
Dengan langkah cepat ini, Pemko Tebingtinggi menunjukkan komitmen kuat dalam penanganan bencana dan perlindungan warga, terutama mereka yang paling rentan terdampak banjir. (mag-3/saz)

4 hours ago
1

















































