Target 30 Kursi dan Menang Pilkada, DPC PDIP Solo Periode Baru Resmi Dilantik

2 days ago 9
Pengambilan sumpah jabatan jajaran pengurus DPC PDIP Kota Solo di DPD PDIP Jawa Tengah, Selasa (30/12/2025) | Foto: Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surakarta periode 2025–2030 resmi dikukuhkan sekaligus diambil sumpah dan janji jabatannya, Selasa (30/12). Prosesi pengukuhan digelar di Panti Marhaen, Kantor DPD PDIP Jawa Tengah.

Dalam struktur kepengurusan tersebut, Aria Bima dipercaya sebagai Ketua DPC PDIP Kota Surakarta. Sementara posisi Sekretaris diemban oleh Rheo Yuliana Fernandez, dengan Bambang Nugroho sebagai Bendahara.

Adapun susunan pengurus lainnya antara lain Budi Rahayu sebagai Wakil Sekretaris Bidang Internal, Ernie Setiawati sebagai Wakil Sekretaris Bidang Program, Restia Tenda Arsiwidiawati sebagai Wakil Bendahara, serta YF Sukasno sebagai Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai.
Selain itu, Budi Prasetyo mengisi Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif, Suharsono di Bidang Hukum dan Advokasi, serta Etty Isworo di Bidang Pertanian, Pangan, Kehutanan, Lingkungan Hidup, Kelautan, dan Perikanan.

Usai dilantik, Rheo Yuliana Fernandez yang juga merupakan putra dari tokoh PDIP Solo Fx Rudy Haryanto, mengungkapkan bahwa DPP PDIP memberikan arahan agar pengurus baru mampu mengembalikan marwah partai di Kota Surakarta.

“Dalam arti merebut kembali, meningkatkan kembali suara partai. Yang sebelumnya di legislatif 20 kursi, diharapkan bisa kembali menjadi 30 kursi,” ujar Rheo saat dihubungi.

Selain target peningkatan perolehan kursi legislatif, pengurus DPC PDIP Kota Surakarta juga diarahkan untuk memenangkan agenda Pilkada mendatang. Menurut Rheo, masing-masing bidang nantinya akan menyusun program kerja beserta target kinerja yang jelas.

“Setelah ini masing-masing bidang akan menyampaikan programnya. Dari sekretariatan juga akan ada target-target kinerja yang disusun,” jelasnya.

Terkait komposisi pengurus yang dinilai berbeda dari usulan awal, Rheo membantah adanya perbedaan signifikan. Ia menjelaskan bahwa sebagian pengurus lama masih tetap terakomodasi, ditambah sejumlah wajah baru.

“Kemarin kami mengajukan 15 personel, sekarang menjadi 21 personel. Itu sudah disetujui oleh DPD maupun DPP. Jadi ada yang lama, ada juga wajah baru,” terangnya.

Untuk menjaga soliditas organisasi, Rheo menegaskan pihaknya akan tetap menjalin komunikasi intensif dengan para senior PDIP di Kota Surakarta, sekaligus merangkul pengurus baru lintas generasi.

“Yang senior tetap kami libatkan. Di DPC ini juga tidak semuanya wajah baru. Masih ada Pak De Kasno, Pak Harsono, Bu Roro, dan yang lain,” katanya.

Menanggapi absennya sejumlah tokoh senior seperti Fx Rudy Haryanto dan Teguh Prakosa dalam struktur kepengurusan, Rheo menyebut keduanya tetap memiliki peran strategis sebagai inspirator partai.

“Beliau-beliau tetap kami mintai pertimbangan dan saran. Pak Aria Bima juga menyampaikan, meski tidak masuk struktur, peran beliau tetap penting untuk membantu peningkatan perolehan suara PDIP di Kota Surakarta. Kami sering berdiskusi untuk penyusunan dan peningkatan kinerja ke depan,” pungkasnya. [*]

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|