TEGAL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Guys, please welcome tren baru yang super slay dari Tegal! Lo tahu kan kalau Tegal itu punya potensi maritime vibes yang gokil abis sepanjang pesisirnya? Tapi jujur, cuaca akhir-akhir ini tuh suka fomo alias panasnya gak ngotak gara-gara climate change. Nah, biar nongkrong di Pantai Kodok gak bikin sunburn parah, Pemkot Tegal bareng PT Pegadaian Kanwil XI Semarang langsung gercep bikin aksi yang healing abis buat bumi kita. Cus Tegal jadi Kota Green Warteg.
Pas banget di Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sabtu, 6 Juni 2026, mereka kolaborasi bikin gerakan ijo-ijo yang estetik parah di Pantai Kodok. Gak tanggung-tanggung, Pegadaian langsung drop bantuan super masif lewat program CSR mereka yang berbasis ESG (Environmental, Social, and Governance). Pokoknya, visi mereka tuh bukan sekadar bisnis cuan terus, tapi juga mikirin masa depan bumi biar anak cucu kita nanti tetep bisa flexing udara segar.
Sumpah ya, potensi wisata pesisir Tegal tuh sebenernya underrated banget kalau gak dirawat. Makanya, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono bareng jajaran Forkopimda langsung turun tangan. Beliau nge-spill kalau Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Tegal itu emang masih kurang dari target. Sad banget kan? Makanya, ada rencana ambisius buat ngehijauin sepanjang pesisir dari Kaligangsa sampai Pantai Kodok biar target RTH 20 persen bisa cepet achieved dalam 3 sampai 4 tahun ke depan.
“Penanaman pohon dan tanaman sebisa mungkin dilakukan secara rutin, untuk semakin memperbanyak RTH yang ada di Kota Tegal. Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Tegal itu masih kurang dari target kebutuhan. Sehingga akan diupayakan penanaman mangrove dari Kaligangsa sampai dengan Pantai Kodok dengan harapan memenuhi RTH di wilayah kota Tegal,” tuturnya
Bahkan, pabrik sama real estate di Tegal juga diwajibkan pakai aturan 60:40—maksudnya 60 persen bangunan dan 40 persen wajib area ijo-ijo estetik. Period!
Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Tegal, Ali Mustaat, juga ngasih paham kalau perubahan iklim tuh udah gak bisa di-ignore lagi.
“Sebagai lembaga keuangan pemerintah, kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk mulai menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan, mengurangi sampah, menghemat energi, dan menjaga kelestarian alam di sekitar kita. Semoga sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga Kota Tegal menjadi kota yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan,” tandas dia.
Makanya, doi ngajak kita semua buat mulai transisi ke gaya hidup yang lebih eco-friendly, kurang-kurangin buang sampah sembarangan, dan hemat energi.
Sinergi kece ini juga di-support penuh sama Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, M Aries Aviani Nugroho, yang negesin kalau mereka pengen ngasih dampak positif yang long-lasting buat warga Jawa Tengah, khususnya local pride Tegal. So, tidak cuma hanya tumbuh secara bisnis.
Kenapa Aksi Ini Worth It Banget Buat Disimak?
🟢 1000 Pohon Mangrove: Disiapin buat nge-proteksi pesisir Pantai Kodok dari abrasi biar tetep kokoh dan gak ilang dari peta.
🟢 500 Tanaman Urban Farming: Biar warga Tegal bisa vibing mandiri pangan lewat konsep pertanian kota yang minimalis tapi fungsional.
🟢 Target RTH Eksklusif: Ambisi gede Pemkot Tegal buat nyulap rute Kaligangsa sampai Pantai Kodok jadi super asri.
So, buat lo anak muda Tegal yang ngaku keren, yuk mulai sekarang kurangi carbon footprint lo dan ikut jaga ekosistem pantai. Jangan cuma bisa foto-foto estetik doang, tapi bumi sendiri dicuekin. Let’s make Tegal green and sustainable again, bestie!
Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

7 hours ago
12


















































