DAIRI – Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara melakukan monitoring pelaksanaan program PKK di Kabupaten Dairi, Kamis (18/6/2026). Kunjungan tersebut sekaligus menetapkan lima desa binaan yang dipersiapkan menjadi desa percontohan pada sejumlah kategori program unggulan PKK.
Rombongan TP PKK Provinsi Sumut yang dipimpin Rika Astri Sani Siregar disambut Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, didampingi Staf Ahli TP PKK Kabupaten Dairi Sri Dewi Manik, di Pendopo Bupati Dairi.
Usai seremoni penyambutan, tim monitoring bersama Wakil Bupati langsung bergerak meninjau sejumlah desa binaan di lima kecamatan, yakni Desa Buluduri di Kecamatan Lae Parira, Desa Sitinjo I di Kecamatan Sitinjo, Desa Kalang Simbara di Kecamatan Sidikalang, Desa Paropo di Kecamatan Silahisabungan, serta Desa Karing di Kecamatan Berampu.
Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, berharap kehadiran tim monitoring TP PKK Provinsi Sumut dapat menjadi penyemangat bagi kader PKK di tingkat desa untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas program yang dijalankan.
“Kunjungan ini menjadi bahan evaluasi bagi TP PKK Kabupaten Dairi agar pembinaan kepada desa semakin baik dan mampu mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK secara optimal,” ujarnya.
Menurut Wahyu, meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, TP PKK Dairi tetap berupaya memberikan pelayanan dan pendampingan terbaik kepada masyarakat. Ia juga mengapresiasi antusiasme kader PKK desa dalam menyambut kedatangan tim monitoring dari provinsi.
Sementara itu, Rika Astri Sani Siregar menjelaskan bahwa kegiatan monitoring dilakukan secara rutin sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di daerah.
“Kegiatan ini mencakup penilaian desa percontohan untuk kategori tertib administrasi, Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), IVA Test, hingga program Aku Hatinya PKK,” katanya.
Ia menyebutkan, monitoring kali ini merupakan tindak lanjut dari supervisi yang telah dilakukan pada April 2026 lalu. Hasil evaluasi nantinya akan menentukan desa yang berpeluang masuk enam besar kategori kabupaten maupun tiga besar kategori kota di tingkat Provinsi Sumatera Utara.
“Kami berharap kegiatan ini bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi bagaimana desa binaan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi contoh bagi desa lainnya,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, TP PKK Provinsi Sumut menetapkan Desa Buluduri sebagai desa binaan kategori PAAR, Desa Sitinjo I untuk kategori UP2K, Desa Kalang Simbara sebagai desa binaan program Aku Hatinya PKK, Desa Paropo untuk kategori IVA Test, serta Desa Karing sebagai desa binaan tertib administrasi PKK. (rud/ila)
DAIRI – Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara melakukan monitoring pelaksanaan program PKK di Kabupaten Dairi, Kamis (18/6/2026). Kunjungan tersebut sekaligus menetapkan lima desa binaan yang dipersiapkan menjadi desa percontohan pada sejumlah kategori program unggulan PKK.
Rombongan TP PKK Provinsi Sumut yang dipimpin Rika Astri Sani Siregar disambut Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, didampingi Staf Ahli TP PKK Kabupaten Dairi Sri Dewi Manik, di Pendopo Bupati Dairi.
Usai seremoni penyambutan, tim monitoring bersama Wakil Bupati langsung bergerak meninjau sejumlah desa binaan di lima kecamatan, yakni Desa Buluduri di Kecamatan Lae Parira, Desa Sitinjo I di Kecamatan Sitinjo, Desa Kalang Simbara di Kecamatan Sidikalang, Desa Paropo di Kecamatan Silahisabungan, serta Desa Karing di Kecamatan Berampu.
Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, berharap kehadiran tim monitoring TP PKK Provinsi Sumut dapat menjadi penyemangat bagi kader PKK di tingkat desa untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas program yang dijalankan.
“Kunjungan ini menjadi bahan evaluasi bagi TP PKK Kabupaten Dairi agar pembinaan kepada desa semakin baik dan mampu mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK secara optimal,” ujarnya.
Menurut Wahyu, meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, TP PKK Dairi tetap berupaya memberikan pelayanan dan pendampingan terbaik kepada masyarakat. Ia juga mengapresiasi antusiasme kader PKK desa dalam menyambut kedatangan tim monitoring dari provinsi.
Sementara itu, Rika Astri Sani Siregar menjelaskan bahwa kegiatan monitoring dilakukan secara rutin sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di daerah.
“Kegiatan ini mencakup penilaian desa percontohan untuk kategori tertib administrasi, Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), IVA Test, hingga program Aku Hatinya PKK,” katanya.
Ia menyebutkan, monitoring kali ini merupakan tindak lanjut dari supervisi yang telah dilakukan pada April 2026 lalu. Hasil evaluasi nantinya akan menentukan desa yang berpeluang masuk enam besar kategori kabupaten maupun tiga besar kategori kota di tingkat Provinsi Sumatera Utara.
“Kami berharap kegiatan ini bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi bagaimana desa binaan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi contoh bagi desa lainnya,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, TP PKK Provinsi Sumut menetapkan Desa Buluduri sebagai desa binaan kategori PAAR, Desa Sitinjo I untuk kategori UP2K, Desa Kalang Simbara sebagai desa binaan program Aku Hatinya PKK, Desa Paropo untuk kategori IVA Test, serta Desa Karing sebagai desa binaan tertib administrasi PKK. (rud/ila)

6 hours ago
7

















































