UIN Sumatera Utara Gelar Forum Guru Besar Bersama Direktur BAN PT untuk Penguatan Mutu Akademik

19 hours ago 11

Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara kembali menegaskan komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan melalui forum guru besar dan penguatan mutu akademik. Kegiatan strategis ini diadakan Hotel Le Polonia Medan, Kamis (20/8).

Acara menghadirkan Direktur Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc yang disambut Rektor UIN Sumatera Utara Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag bersama ketua senat, dekan dan puluhan guru besar.

Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag bersyukur atas kehadiran direktur Dewan Eksekutif BAN-PT yang dinilai sangat berjasa dalam mendampingi dan mengawal kemajuan kampus. Ia mengenang proses akreditasi perguruan tinggi dapat diselesaikan dengan meraih predikat unggul dalam hitungan hari berkat kerja keras seluruh sivitas akademika UIN Sumatera Utara.

Rektor juga mengungkapkan pencapaian luar biasa terkait lonjakan jumlah guru besar di UIN Sumatera Utara yang meningkat drastis. Dari 23 orang pada tahun 2023, kini guru besar UIN Sumatera Utara berjumlah 71 orang di tahun 2026.

Forum strategis ini turut menyoroti penguatan mutu akademik di berbagai fakultas di lingkungan UIN Sumatera Utara. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) serta fakultas syariah berkontributor besar dalam pencapaian program studi unggul.

Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag menegaskan pentingnya peningkatan kualifikasi akademik dosen, dengan mendorong para tenaga pengajar yang bergelar magister untuk melanjutkan studi doktoral. Hal ini demi mendukung transformasi dan kualitas pengajaran yang semakin mumpuni.

Rektor menyampaikan adanya peluang bantuan beasiswa bagi mahasiswa terdampak bencana serta dukungan dana sekitar Rp.100 juta bagi calon doktor yang sedang menyelesaikan disertasi. Langkah progresif ini untuk meringankan beban finansial, sekaligus memotivasi para dosen untuk segera merampungkan studi doktoral.

Selain aspek akreditasi dan kualifikasi dosen, acara ini juga membahas peluang kolaborasi strategis, termasuk sinergi dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Kehadiran Lembaga Akreditasi Mandiri Lamgama yang segera meluncurkan program asesor baru, turut menjadi sorotan dalam diskusi tersebut. Dosen pun didorong untuk mendaftar dan memperluas pengalaman antar-kampus.

Pada acara ini UIN Sumatera Utara optimis terus melangkah mantap menjadi institusi pendidikan tinggi Islam yang berdaya saing global, berintegritas dan membawa maslahat luas bagi umat. (dmp)

Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara kembali menegaskan komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan melalui forum guru besar dan penguatan mutu akademik. Kegiatan strategis ini diadakan Hotel Le Polonia Medan, Kamis (20/8).

Acara menghadirkan Direktur Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc yang disambut Rektor UIN Sumatera Utara Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag bersama ketua senat, dekan dan puluhan guru besar.

Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag bersyukur atas kehadiran direktur Dewan Eksekutif BAN-PT yang dinilai sangat berjasa dalam mendampingi dan mengawal kemajuan kampus. Ia mengenang proses akreditasi perguruan tinggi dapat diselesaikan dengan meraih predikat unggul dalam hitungan hari berkat kerja keras seluruh sivitas akademika UIN Sumatera Utara.

Rektor juga mengungkapkan pencapaian luar biasa terkait lonjakan jumlah guru besar di UIN Sumatera Utara yang meningkat drastis. Dari 23 orang pada tahun 2023, kini guru besar UIN Sumatera Utara berjumlah 71 orang di tahun 2026.

Forum strategis ini turut menyoroti penguatan mutu akademik di berbagai fakultas di lingkungan UIN Sumatera Utara. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) serta fakultas syariah berkontributor besar dalam pencapaian program studi unggul.

Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag menegaskan pentingnya peningkatan kualifikasi akademik dosen, dengan mendorong para tenaga pengajar yang bergelar magister untuk melanjutkan studi doktoral. Hal ini demi mendukung transformasi dan kualitas pengajaran yang semakin mumpuni.

Rektor menyampaikan adanya peluang bantuan beasiswa bagi mahasiswa terdampak bencana serta dukungan dana sekitar Rp.100 juta bagi calon doktor yang sedang menyelesaikan disertasi. Langkah progresif ini untuk meringankan beban finansial, sekaligus memotivasi para dosen untuk segera merampungkan studi doktoral.

Selain aspek akreditasi dan kualifikasi dosen, acara ini juga membahas peluang kolaborasi strategis, termasuk sinergi dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Kehadiran Lembaga Akreditasi Mandiri Lamgama yang segera meluncurkan program asesor baru, turut menjadi sorotan dalam diskusi tersebut. Dosen pun didorong untuk mendaftar dan memperluas pengalaman antar-kampus.

Pada acara ini UIN Sumatera Utara optimis terus melangkah mantap menjadi institusi pendidikan tinggi Islam yang berdaya saing global, berintegritas dan membawa maslahat luas bagi umat. (dmp)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|