Usai Raih WTP ke-12, Bupati Dairi Pacu Pembangunan dan Penataan Aset Daerah

14 hours ago 8

DAIRI – Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Dairi kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara tidak membuat jajaran pemerintah daerah berpuas diri.

Usai menerima penghargaan tersebut, Bupati Dairi Vickner Sinaga langsung mengarahkan fokus kerja pada percepatan pembangunan dan penataan aset daerah.

Opini WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025 menjadi pencapaian istimewa bagi Kabupaten Dairi karena merupakan raihan ke-12 kali secara berturut-turut. Prestasi tersebut dinilai sebagai bukti komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

Setelah menerima hasil pemeriksaan dari BPK Sumut, Vickner Sinaga menggelar rapat bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para camat di Mess Pemkab Dairi, Jalan Jamin Ginting, Padang Bulan, Medan, Jumat (29/5).

Dalam rapat tersebut, Vickner menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah atas kerja keras yang telah mengantarkan Kabupaten Dairi kembali meraih opini tertinggi dalam pengelolaan keuangan daerah.

Namun demikian, menurutnya, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja pembangunan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

“Fokus kita sekarang adalah percepatan pembangunan dan penataan aset daerah. Prestasi WTP harus sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan dan pembangunan di tengah masyarakat,” ujar Vickner.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Dairi akan menggelar gotong royong serentak di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sumbul, Pegagan Hilir, dan Siempat Nempu Hilir. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat penataan infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan.

Berbagai kegiatan akan dilakukan dalam aksi gotong royong tersebut, mulai dari penimbunan jalan berlubang menggunakan material sirtu dan base, pembersihan badan jalan, pembersihan drainase, pembuatan saluran drainase alami, penyemprotan bahu jalan dengan herbisida, hingga pengecoran jalan di Desa Lae Markelang dan perbaikan jembatan di wilayah Pegagan Hilir.

Vickner mengaku bangga melihat tingginya partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan gotong royong yang selama ini digalakkan pemerintah daerah. Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi modal utama dalam mempercepat pembangunan sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

“Partisipasi masyarakat sangat luar biasa. Semangat gotong royong ini menjadi kekuatan besar dalam mendukung pembangunan daerah, menjaga lingkungan tetap bersih, dan mencegah terjadinya genangan air melalui program Jalan Tanpa Genangan Air atau Jatagena,” katanya.

Selain itu, Vickner juga meminta seluruh perangkat daerah mempercepat pelaksanaan proyek konstruksi yang telah direncanakan pemerintah daerah. Ia menegaskan seluruh tahapan administrasi, perencanaan teknis, dan proses pengadaan harus segera dituntaskan agar pekerjaan fisik dapat dimulai pada awal Juni 2026.

“Seluruh OPD terkait harus bergerak cepat. Kita ingin proyek-proyek pembangunan segera berjalan sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Meski demikian, Vickner juga meminta masyarakat bersabar terhadap sejumlah infrastruktur yang masih membutuhkan penanganan bertahap. Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya mempercepat pembangunan dengan tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah serta mekanisme pengadaan yang berlaku.

“Kami memahami harapan masyarakat terhadap perbaikan jalan dan infrastruktur lainnya. Pemerintah akan terus bekerja maksimal agar pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan merata,” ungkapnya.

Dengan raihan WTP ke-12 berturut-turut sebagai modal kepercayaan publik, Pemkab Dairi kini berupaya mengubah capaian administratif tersebut menjadi percepatan pembangunan nyata yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Dairi.

Rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi, Surung Charles Lamhot Bantjin, bersama sejumlah pimpinan OPD dan camat se-Kabupaten Dairi. (rud/ila)

DAIRI – Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Dairi kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara tidak membuat jajaran pemerintah daerah berpuas diri.

Usai menerima penghargaan tersebut, Bupati Dairi Vickner Sinaga langsung mengarahkan fokus kerja pada percepatan pembangunan dan penataan aset daerah.

Opini WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025 menjadi pencapaian istimewa bagi Kabupaten Dairi karena merupakan raihan ke-12 kali secara berturut-turut. Prestasi tersebut dinilai sebagai bukti komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

Setelah menerima hasil pemeriksaan dari BPK Sumut, Vickner Sinaga menggelar rapat bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para camat di Mess Pemkab Dairi, Jalan Jamin Ginting, Padang Bulan, Medan, Jumat (29/5).

Dalam rapat tersebut, Vickner menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah atas kerja keras yang telah mengantarkan Kabupaten Dairi kembali meraih opini tertinggi dalam pengelolaan keuangan daerah.

Namun demikian, menurutnya, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja pembangunan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

“Fokus kita sekarang adalah percepatan pembangunan dan penataan aset daerah. Prestasi WTP harus sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan dan pembangunan di tengah masyarakat,” ujar Vickner.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Dairi akan menggelar gotong royong serentak di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sumbul, Pegagan Hilir, dan Siempat Nempu Hilir. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat penataan infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan.

Berbagai kegiatan akan dilakukan dalam aksi gotong royong tersebut, mulai dari penimbunan jalan berlubang menggunakan material sirtu dan base, pembersihan badan jalan, pembersihan drainase, pembuatan saluran drainase alami, penyemprotan bahu jalan dengan herbisida, hingga pengecoran jalan di Desa Lae Markelang dan perbaikan jembatan di wilayah Pegagan Hilir.

Vickner mengaku bangga melihat tingginya partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan gotong royong yang selama ini digalakkan pemerintah daerah. Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi modal utama dalam mempercepat pembangunan sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

“Partisipasi masyarakat sangat luar biasa. Semangat gotong royong ini menjadi kekuatan besar dalam mendukung pembangunan daerah, menjaga lingkungan tetap bersih, dan mencegah terjadinya genangan air melalui program Jalan Tanpa Genangan Air atau Jatagena,” katanya.

Selain itu, Vickner juga meminta seluruh perangkat daerah mempercepat pelaksanaan proyek konstruksi yang telah direncanakan pemerintah daerah. Ia menegaskan seluruh tahapan administrasi, perencanaan teknis, dan proses pengadaan harus segera dituntaskan agar pekerjaan fisik dapat dimulai pada awal Juni 2026.

“Seluruh OPD terkait harus bergerak cepat. Kita ingin proyek-proyek pembangunan segera berjalan sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Meski demikian, Vickner juga meminta masyarakat bersabar terhadap sejumlah infrastruktur yang masih membutuhkan penanganan bertahap. Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya mempercepat pembangunan dengan tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah serta mekanisme pengadaan yang berlaku.

“Kami memahami harapan masyarakat terhadap perbaikan jalan dan infrastruktur lainnya. Pemerintah akan terus bekerja maksimal agar pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan merata,” ungkapnya.

Dengan raihan WTP ke-12 berturut-turut sebagai modal kepercayaan publik, Pemkab Dairi kini berupaya mengubah capaian administratif tersebut menjadi percepatan pembangunan nyata yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Dairi.

Rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi, Surung Charles Lamhot Bantjin, bersama sejumlah pimpinan OPD dan camat se-Kabupaten Dairi. (rud/ila)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|