Waduk Blumbang Karangtengah Wonogiri: Surga Tersembunyi di Lereng Pegunungan, Dijaga Warga Disiapkan Jadi Wisata Alam Unggulan

2 days ago 21
WadukWaduk Blumbang Karangtengah Wonogiri. Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Di balik perbukitan Kecamatan Karangtengah, Wonogiri, tersembunyi sebuah waduk alami yang selama ini luput dari sorotan luas publik. Waduk Blumbang, yang berada di wilayah Desa Karangtengah, perlahan mulai dikenal bukan hanya sebagai sumber air vital bagi warga, tetapi juga sebagai kawasan dengan potensi besar wisata alam berbasis konservasi lingkungan.

Melansir laman resmi Pemkab Wonogiri pada Sabtu (3/1/2026), Keberadaan Waduk Blumbang tidak bisa dilepaskan dari peran Desa Karangtengah yang kini terdaftar dalam Sistem Registri Nasional Program Kampung Iklim (Proklim) dengan nomor 11-PK-IV-2026-27150. Status ini menempatkan desa tersebut pada posisi strategis sekaligus menantang, karena menuntut konsistensi nyata dalam menjaga kelestarian ekosistem di tengah isu perubahan iklim global yang semakin terasa dampaknya.

Desa Karangtengah sendiri berada di kawasan pegunungan dengan ketinggian antara 800 hingga 950 meter di atas permukaan laut. Jumlah penduduknya mencapai 3.875 jiwa dengan mayoritas menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Cengkeh, janggelan, porang, serta palawija menjadi komoditas utama yang menopang ekonomi warga. Letak geografis yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan Perhutani KRPH Plumbon menjadikan desa ini kaya akan vegetasi alami, termasuk hutan pinus penghasil getah.

Parjan, Kepala Dusun Sampang, menyampaikan bahwa Waduk Blumbang merupakan bagian penting dari bentang alam Desa Karangtengah. Area hutan membentang dari sekitar Gunung Gede hingga ke kawasan waduk, menghadirkan panorama yang masih alami dan asri. Vegetasi yang terjaga dengan baik membuat kawasan ini identik dengan isu pelestarian lingkungan.

Air Waduk Blumbang selama ini dimanfaatkan sebagai sumber air baku untuk kebutuhan minum dan rumah tangga warga sekitar. Ada empat titik sumber mata air utama yang menjadi penyuplai waduk, menjadikannya aset ekologis yang sangat vital. Kesadaran warga untuk menjaga keberlanjutan sumber air tersebut sudah tumbuh secara alami. Warga Dusun Sampang bersama Karang Taruna secara rutin melakukan kerja bakti mingguan, membersihkan area waduk serta jalan keliling yang mengitari kawasan tersebut.

Pemerintah Desa Karangtengah juga telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung aksesibilitas menuju Waduk Blumbang. Perbaikan jalan melalui Dana Desa sudah dilakukan, meskipun hingga kini masih dibutuhkan peningkatan berkelanjutan agar akses semakin layak, terutama jika kawasan ini dikembangkan sebagai destinasi wisata alam. Jalan yang memadai dinilai menjadi kunci agar potensi Waduk Blumbang dapat memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.

Kepala Desa Karangtengah, Agus Mustakin, menegaskan bahwa pengembangan Waduk Blumbang tidak semata soal wisata, tetapi juga bagian dari visi besar pelestarian alam desa. Pemerintah desa memilih pendekatan sosial dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat agar memiliki rasa memiliki terhadap lingkungan. Pembukaan akses jalan menuju waduk dilakukan dengan harapan mempermudah mobilitas warga, khususnya masyarakat Dusun Sampang, sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi berbasis alam.

Dari sisi potensi, Waduk Blumbang dinilai sangat prospektif untuk dikembangkan sebagai wisata konservasi dan pemancingan. Inisiatif sudah dimulai oleh Karang Taruna melalui kegiatan restocking ikan secara berkala. Jenis ikan yang ditebar antara lain bawal, tombro, dan nila. Langkah ini tidak hanya menjaga keseimbangan ekosistem perairan, tetapi juga membuka peluang wisata minat khusus bagi para pemancing.

Namun demikian, pengembangan Waduk Blumbang masih membutuhkan dukungan lintas sektor. Intervensi dari pemerintah daerah, dinas terkait, hingga pihak swasta dinilai penting agar pengelolaan dilakukan secara berkelanjutan dan tidak merusak karakter alami kawasan. Habitat Waduk Blumbang yang masih terjaga dengan baik memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus berkontribusi dalam upaya adaptasi terhadap perubahan iklim.

Dengan lanskap pegunungan, udara sejuk, air yang jernih, serta keterlibatan aktif masyarakat lokal, Waduk Blumbang Karangtengah Wonogiri menyimpan potensi besar sebagai destinasi wisata alam yang berbeda. Bukan wisata massal, melainkan ruang belajar tentang harmoni antara manusia dan alam. Waduk ini menjadi contoh bahwa pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi desa, selama dikelola dengan visi yang jelas dan konsisten. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|