ebanyak 10 KK terdampak dalam kebakaran yang menghanguskan 12 rumah asrama polisi (Aspol) di Jalan Bhayangkara, Panularan, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jumat (31/7/2026) sore tadi. AndoSOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Sebanyak 10 KK terdampak dalam kebakaran yang menghanguskan 12 rumah asrama polisi (Aspol) di Jalan Bhayangkara, Panularan, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jumat (31/7/2026) sore tadi.
Satria (29) salah satu penghuni rumah yang terbakar, mengutarakan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Api pertama kali muncul dari belakang rumah yang dihuni Satria.
“Dari belakang rumah saya, terus nyamber ke depan semua. Satu deretan kena semua,” ungkapnya.
Dugaan awal api berasal dari obat nyamuk yang dibakar di salah satu rumah yang masih dihuni warga.
“Tadi katanya dari obat nyamuk kena kasur,” terangnya.
Api kemudian membesar dan melahap 12 rumah.
“Saya nyelamatin keluarga saya sama motor-motor itu. Belum sempat keluarin surat-surat berharganya kena semua,” ujarnya.
Satria yang teringat surat-surat berharga miliknya sempat terbesit untuk masuk ke dalam rumah. Namun api telah melahap salah satu bagian rumah.
“Saya tadi mau sempat mau masuk rumah, apinya udah sampai kamar,” kata Satria.
Sebanyak 6 unit mobil Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Solo tiba di lokasi. Petugas lalu berjibaku memadamkan kobaran api yang terus membesar.
“Selang beberapa menit pemadamnya datang. Ya alhamdulillah sudah berhasil dipadamkan,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolresta Solo, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo mengatakan, polisi masih mendalami penyebab kebakaran.
“Jadi untuk yang terdampak sekitar 10 KK. Untuk unit 12 (rumah aspol) tapi untuk 2 sedang kosong, seperti itu. Untuk penyebab masih kita dalami,” ujar Catur.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Warga yang menghuni 10 rumah aspol telah dievakuasi.
“(Jumlah) Jiwanya nanti kita pastikan. (Dihuni) Keluarga anggota,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Solo Respati Ardi turut memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
“Ya, saya turut prihatin dan berduka atas kejadian tidak terduga kebakaran hari ini. Alhamdulillah yang kita perlu syukuri tidak ada korban jiwa,” ujar Respati.
Pihaknya akan segera mengevakuasi 10 KK korban kebakaran ke guest house dan sekolah dasar negeri (SDN) Bumi di Penumping, Laweyan.
“Kita akan segera evakuasi, terutama yang lansia dan anak-anak. Kita evakuasi di tempat-tempat khusus, salah satunya di guest house Loji Gandrung sama di SD Bumi, dan tempat-tempat yang lain milik Pemkot yang bisa evakuasi sementara,” ujarnya.
Pemkot Solo bersama pihak terkait tengah melakukan asesmen terkait 12 rumah aspol yang habis terbakar.
“Sembari akan kita asesmen dengan BPBD terkait pembangunan ulangnya dan rehabilitasi pascabencana,” katanya.
Belum dapat dipastikan berapa total kerugian dalam peristiwa ini.
“Belum, nanti kita diasesmen sama BPBD nanti, ya. Nanti BPBD saya tugaskan untuk asesmen segera. Kita inikan (update) lagi nanti perkembangannya,” tandasnya. Ando
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

6 hours ago
6

















































