BPBD dan  Polsek KPL Merauke Salurkan Air Bersih untuk Warga

16 hours ago 11

MERAUKE – Selain menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kondisi cuaca panas dan musim kemarau di Kabupaten Merauke mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Merauke kini tidak hanya fokus pada penanganan karhutla, tetapi juga mulai menerima dan melayani permintaan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Kepala BPBD Merauke Romanus  Sujatmiko

Sejumlah kampung telah mendapatkan bantuan distribusi air bersih, di antaranya Kampung Bokem dan Kampung Ngolar.

Khusus di Kampung Ngolar, BPBD bahkan membutuhkan waktu hampir satu hari untuk menyalurkan air bersih kepada masyarakat. Di wilayah tersebut, sekitar 200 kepala keluarga mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

“Di sana tidak ada air bersih. Ada SPAM yang dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum beberapa waktu lalu, tetapi sudah rusak. Ini yang perlu juga teman-teman di dinas memperhatikan,” kata Kepala BPBD Merauke Romanus  Sujatmiko kepada media ini, Rabu  (9/9).   

Dalam proses penyaluran, BPBD berkoordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Air yang diberikan kepada masyarakat disalurkan secara gratis, meskipun kebutuhan air tersebut diperoleh BPBD melalui layanan PDAM.

Selain menyalurkan bantuan, BPBD Kabupaten Merauke juga tengah melakukan pendataan terhadap wilayah-wilayah yang mulai mengalami kesulitan air bersih, termasuk sejumlah kawasan di perkotaan.

MERAUKE – Selain menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kondisi cuaca panas dan musim kemarau di Kabupaten Merauke mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Merauke kini tidak hanya fokus pada penanganan karhutla, tetapi juga mulai menerima dan melayani permintaan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Kepala BPBD Merauke Romanus  Sujatmiko

Sejumlah kampung telah mendapatkan bantuan distribusi air bersih, di antaranya Kampung Bokem dan Kampung Ngolar.

Khusus di Kampung Ngolar, BPBD bahkan membutuhkan waktu hampir satu hari untuk menyalurkan air bersih kepada masyarakat. Di wilayah tersebut, sekitar 200 kepala keluarga mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

“Di sana tidak ada air bersih. Ada SPAM yang dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum beberapa waktu lalu, tetapi sudah rusak. Ini yang perlu juga teman-teman di dinas memperhatikan,” kata Kepala BPBD Merauke Romanus  Sujatmiko kepada media ini, Rabu  (9/9).   

Dalam proses penyaluran, BPBD berkoordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Air yang diberikan kepada masyarakat disalurkan secara gratis, meskipun kebutuhan air tersebut diperoleh BPBD melalui layanan PDAM.

Selain menyalurkan bantuan, BPBD Kabupaten Merauke juga tengah melakukan pendataan terhadap wilayah-wilayah yang mulai mengalami kesulitan air bersih, termasuk sejumlah kawasan di perkotaan.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|