Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM). IstimewaSOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM). Memasuki tahun kedua pelaksanaan program, Tim Pengabdian kepada Masyarakat yang diketuai Prof. Dr.rer.nat. Witri Wahyu Lestari, S.Si., M.Sc. menggandeng Ratu Botani Solo (RBS) dalam kegiatan bertajuk “Transformasi Produksi Herbal Terstandar dan Rintisan Sekolah Herbal Berbasis Teknologi Ekstraksi Modern pada UMKM Ratu Botani Solo.”
Kegiatan yang mengusung tema “Transfer Teknologi dari Metode Konvensional menuju Proses Ekstraksi dan Destilasi Modern yang Terkontrol” ini diselenggarakan pada Sabtu, 25 Juli 2026, bertempat di Ruang Sidang Dekanat FMIPA UNS dan Laboratorium Farmasi FMIPA UNS.
Program ini menghadirkan tim multidisiplin FMIPA UNS yang terdiri atas Prof. Dr.rer.nat. Witri Wahyu Lestari (Program Studi Kimia), Prof. Dr. Soerya Dewi Marliyana (Program Studi Kimia), Dr. Widya Mudyantini (Program Studi Biologi), Dr. apt. Rita Rakhmawati (Program Studi Farmasi), dan Titi Wahyuni, S.Pd., M.Sc. (Program Studi Ilmu Lingkungan). Kegiatan juga dihadiri oleh mitra Ratu Botani Solo yang dipimpin oleh Ibu Yeni Ermaningsih (Yerma) serta melibatkan mahasiswa Program Sarjana dan Magister Kimia FMIPA UNS.
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM). IstimewaWorkshop difokuskan pada peningkatan kapasitas mitra melalui pelatihan laboratorium mengenai teknologi ekstraksi modern dan penerapannya dalam industri herbal skala UMKM. Peserta memperoleh materi mengenai prinsip-prinsip dasar ekstraksi, meliputi difusi, kelarutan, dan polaritas, pemilihan pelarut yang sesuai, serta faktor-faktor yang memengaruhi hasil ekstraksi seperti ukuran partikel, suhu, waktu, dan rasio pelarut terhadap bahan.
Selain materi teori, peserta juga mendapatkan pengalaman praktik secara langsung melalui demonstrasi berbagai metode ekstraksi, seperti maserasi, refluks, Soxhlet, destilasi uap, dan dekokta. Workshop dilengkapi dengan simulasi perhitungan rendemen ekstrak serta praktik pembuatan kapsul herbal berbahan daun kelor. Kegiatan praktik dipandu oleh Dr. apt. Rita Rakhmawati sebagai koordinator lapangan bersama tim dosen Kimia dan asisten laboratorium dari Program Studi Farmasi FMIPA UNS.
Sebagai bentuk nyata hilirisasi hasil pengabdian, Tim PKM FMIPA UNS juga menyerahkan peralatan ekstraksi dan destilasi modern kepada Ratu Botani Solo. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi, kualitas produk herbal, serta mendorong penerapan proses produksi yang lebih terstandar dan efisien di tingkat UMKM.
Ketua Tim PKM, Prof. Witri Wahyu Lestari, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada transfer teknologi, tetapi juga bertujuan membangun ekosistem pembelajaran melalui rintisan Sekolah Herbal yang mampu meningkatkan kompetensi pelaku usaha herbal dan rempah secara berkelanjutan.
“Kami berharap teknologi yang diperkenalkan dapat diimplementasikan secara langsung oleh mitra sehingga menghasilkan produk herbal yang lebih berkualitas, aman, dan memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar,” ujarnya.
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM). IstimewaKegiatan ini mendapat sambutan positif dari Ratu Botani Solo. Mitra menilai bahwa pelatihan dan pendampingan yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan UMKM dalam meningkatkan kualitas produksi sekaligus memperluas wawasan mengenai teknologi pengolahan herbal modern.
Program ini turut mendapat dukungan dari Dekan FMIPA UNS, Prof. Dr. Desi Suci Handayani, S.Si., M.Si., sebagai bentuk komitmen fakultas dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat melalui inovasi yang berdampak nyata.
Melalui program kemitraan ini, FMIPA UNS tidak hanya berkontribusi dalam peningkatan kapasitas teknologi UMKM herbal, tetapi juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Program ini menjadi bukti nyata peran perguruan tinggi dalam menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kolaborasi. *
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

12 hours ago
10

















































