MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi A DPRD Sumut Assoc Prof Dr Usman Jakfar Lc MA menggelar reses III masa Sidang 1 tahun 2024-2025 di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Sei Mati, Medan Maimun, Kamis (25/6/2025). Dalam reses ini, Usman mendapat banyak curhatan dari para konstituennya. Di antaranya, mengenai sulitnya mendapatkan pekerjaan saat ini.
Seperti yang disampaikan seorang pemuda, warga Jalan Brigjend Katamso, Medan Maimun. “Berdasarkan data yang saya lihat dari BPS, tingkat pengangguran terbuka masih mendominasi. Lulusan SMK, sarjana, bahkan yang S2 pun masih sulit mendapatkan pekerjaan. Kira-kira apa upaya konkrit pemerintah untuk membuka lapangan pekerjaan bagi kami,” katanya.
Konstituen lainnya mengeluhkan air dari Perumda Tirtanadi yang sering tak mengalir. “Air PAM sering mati dan keruh. Bagimana ini Pak Ustad,” ujarnya.
Sedangkan seorang ibu, warga lingkungan IX mengeluhkan tentang keamanan di lingkungan tempat tinggalnya. “Seharusnya ada tim keamanan khusus, jadi aman dari maling dan narkoba,” pintanya.
Menanggapi hal tersebut, Usman yang merupakan Ketua Fraksi PKS DPRD Sumut mengatakan, akan memperjuangkan dan menyampaikannya langsung ke organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.
“Khusus untuk lapangan pekerjaan, saat ini sudah ada Balai Latihan Kerja (BLK). Anak-anak yang sudah di BLK akan kita link kan ke perusahaan-perusahaan yang ada untuk mendapatkan pekerjaan,” pungkas Usman. (rel/adz)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi A DPRD Sumut Assoc Prof Dr Usman Jakfar Lc MA menggelar reses III masa Sidang 1 tahun 2024-2025 di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Sei Mati, Medan Maimun, Kamis (25/6/2025). Dalam reses ini, Usman mendapat banyak curhatan dari para konstituennya. Di antaranya, mengenai sulitnya mendapatkan pekerjaan saat ini.
Seperti yang disampaikan seorang pemuda, warga Jalan Brigjend Katamso, Medan Maimun. “Berdasarkan data yang saya lihat dari BPS, tingkat pengangguran terbuka masih mendominasi. Lulusan SMK, sarjana, bahkan yang S2 pun masih sulit mendapatkan pekerjaan. Kira-kira apa upaya konkrit pemerintah untuk membuka lapangan pekerjaan bagi kami,” katanya.
Konstituen lainnya mengeluhkan air dari Perumda Tirtanadi yang sering tak mengalir. “Air PAM sering mati dan keruh. Bagimana ini Pak Ustad,” ujarnya.
Sedangkan seorang ibu, warga lingkungan IX mengeluhkan tentang keamanan di lingkungan tempat tinggalnya. “Seharusnya ada tim keamanan khusus, jadi aman dari maling dan narkoba,” pintanya.
Menanggapi hal tersebut, Usman yang merupakan Ketua Fraksi PKS DPRD Sumut mengatakan, akan memperjuangkan dan menyampaikannya langsung ke organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.
“Khusus untuk lapangan pekerjaan, saat ini sudah ada Balai Latihan Kerja (BLK). Anak-anak yang sudah di BLK akan kita link kan ke perusahaan-perusahaan yang ada untuk mendapatkan pekerjaan,” pungkas Usman. (rel/adz)