PKM Polmed Tingkatkan Literasi Hukum dan Keuangan Syariah bagi Guru MTs Nurul Ulum Sei Bejangkar

8 hours ago 4

BATUBARA, SUMUTPOS.CO— Politeknik Negeri Medan (Polmed) melalui tim dosen lintas keahlian, melaksanakan kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) Peningkatan Literasi Hukum dan Keuangan Syariah di Madrasah Tsanawiyah Nurul Ulum, Desa Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.

Program ini dirancang untuk membekali guru dengan pemahaman komprehensif terkait hukum dan praktik keuangan syariah yang relevan dengan pembelajaran di madrasah.

Kegiatan ini dipimpin Dr. Muhammad Zuardi, S.E., M.M. selaku Ketua Tim PKM, dengan anggota dosen dari berbagai bidang keilmuan, yakni Amrin, M.H. (Hukum Syariah), Dr. Ahmad Kholil, S.E., M.Si. (Manajemen Syariah), Benhur Pakpahan, S.E., M.Si. (Akuntansi), dan Jasa Ginting, S.E., M.Agr. (Manajemen). Seluruh tim berkolaborasi memberikan materi, pendampingan, serta simulasi praktis yang interaktif kepada para guru MTs Nurul Ulum
.
Dalam sambutannya, Dr. Muhammad Zuardi menegaskan pentingnya kegiatan ini. “Guru madrasah tidak hanya berperan sebagai pendidik agama, tetapi juga agen literasi hukum dan ekonomi syariah. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan para guru memiliki pemahaman kuat mengenai konsep riba, akad, hingga pengelolaan keuangan syariah agar dapat diturunkan secara kontekstual kepada siswa,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala MTs Nurul Ulum, Muhammad Iskandar, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada tim Polmed. Ia menekankan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para guru, mengingat selama ini belum banyak kesempatan pelatihan yang fokus pada literasi hukum dan keuangan syariah. “Kami berharap kegiatan ini berlanjut secara berkesinambungan, agar guru-guru kami semakin siap membimbing siswa dengan wawasan syariah yang aplikatif,” ungkapnya.

Dalam jalannya kegiatan, Benhur Pakpahan bertugas sebagai MC yang memandu acara dari awal hingga akhir dengan suasana hangat dan komunikatif. Sementara itu, Jasa Ginting didapuk sebagai moderator dalam sesi diskusi dan tanya jawab, memastikan interaksi antara pemateri dan peserta berlangsung dinamis serta produktif.

Adapun materi inti disampaikan oleh para narasumber: Amrin, M.H. membahas hukum syariah dalam muamalah, sedangkan Dr. Ahmad Kholil menyoroti etika dan praktik ekonomi syariah. Seluruh rangkaian kegiatan juga melibatkan mahasiswa Polmed yang membantu administrasi, dokumentasi, dan pendampingan lapangan.

Sebagai bentuk dukungan, tim PKM turut menyerahkan bantuan perangkat printer untuk mendukung penyusunan modul ajar hukum dan keuangan syariah bagi guru madrasah. Para peserta, yang terdiri dari tenaga pendidik dan kependidikan MTs Nurul Ulum, menyambut baik kegiatan ini dengan antusias. Evaluasi awal menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap prinsip fiqh muamalah, akad syariah, serta penerapan nilai ekonomi Islam dalam pembelajaran sehari-hari. (adz)

BATUBARA, SUMUTPOS.CO— Politeknik Negeri Medan (Polmed) melalui tim dosen lintas keahlian, melaksanakan kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) Peningkatan Literasi Hukum dan Keuangan Syariah di Madrasah Tsanawiyah Nurul Ulum, Desa Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.

Program ini dirancang untuk membekali guru dengan pemahaman komprehensif terkait hukum dan praktik keuangan syariah yang relevan dengan pembelajaran di madrasah.

Kegiatan ini dipimpin Dr. Muhammad Zuardi, S.E., M.M. selaku Ketua Tim PKM, dengan anggota dosen dari berbagai bidang keilmuan, yakni Amrin, M.H. (Hukum Syariah), Dr. Ahmad Kholil, S.E., M.Si. (Manajemen Syariah), Benhur Pakpahan, S.E., M.Si. (Akuntansi), dan Jasa Ginting, S.E., M.Agr. (Manajemen). Seluruh tim berkolaborasi memberikan materi, pendampingan, serta simulasi praktis yang interaktif kepada para guru MTs Nurul Ulum
.
Dalam sambutannya, Dr. Muhammad Zuardi menegaskan pentingnya kegiatan ini. “Guru madrasah tidak hanya berperan sebagai pendidik agama, tetapi juga agen literasi hukum dan ekonomi syariah. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan para guru memiliki pemahaman kuat mengenai konsep riba, akad, hingga pengelolaan keuangan syariah agar dapat diturunkan secara kontekstual kepada siswa,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala MTs Nurul Ulum, Muhammad Iskandar, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada tim Polmed. Ia menekankan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para guru, mengingat selama ini belum banyak kesempatan pelatihan yang fokus pada literasi hukum dan keuangan syariah. “Kami berharap kegiatan ini berlanjut secara berkesinambungan, agar guru-guru kami semakin siap membimbing siswa dengan wawasan syariah yang aplikatif,” ungkapnya.

Dalam jalannya kegiatan, Benhur Pakpahan bertugas sebagai MC yang memandu acara dari awal hingga akhir dengan suasana hangat dan komunikatif. Sementara itu, Jasa Ginting didapuk sebagai moderator dalam sesi diskusi dan tanya jawab, memastikan interaksi antara pemateri dan peserta berlangsung dinamis serta produktif.

Adapun materi inti disampaikan oleh para narasumber: Amrin, M.H. membahas hukum syariah dalam muamalah, sedangkan Dr. Ahmad Kholil menyoroti etika dan praktik ekonomi syariah. Seluruh rangkaian kegiatan juga melibatkan mahasiswa Polmed yang membantu administrasi, dokumentasi, dan pendampingan lapangan.

Sebagai bentuk dukungan, tim PKM turut menyerahkan bantuan perangkat printer untuk mendukung penyusunan modul ajar hukum dan keuangan syariah bagi guru madrasah. Para peserta, yang terdiri dari tenaga pendidik dan kependidikan MTs Nurul Ulum, menyambut baik kegiatan ini dengan antusias. Evaluasi awal menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap prinsip fiqh muamalah, akad syariah, serta penerapan nilai ekonomi Islam dalam pembelajaran sehari-hari. (adz)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|