Muswil VI JSIT Jateng Digelar di Brebes, Dorong Regenerasi dan Inovasi Pendidikan

7 hours ago 1
Musyawarah Wilayah (Muswil) VI yang digelar oleh Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Tengah di Convention Hall Hotel Grand Dian, Brebes pada Sabtu–Minggu (29–30/11/2025) | Istimewa

BREBES, JOGLOSEMARNEWS.COM   Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Tengah menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) VI pada Sabtu–Ahad (29–30/11/2025) di Convention Hall Hotel Grand Dian, Brebes. Forum dua tahunan ini menjadi ruang konsolidasi bagi para pengurus SIT se-Jawa Tengah sekaligus momentum merumuskan arah gerak organisasi ke depan.

Sekitar 600 peserta hadir mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari Dewan Pembina, Dewan Pengurus Wilayah, para pengurus harian JSIT kabupaten/kota se-Jawa Tengah, hingga tamu undangan dari berbagai lembaga pendidikan.

Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Zainal Abidin, M.Pd.Gr., dalam sambutan pembukaan menyampaikan apresiasi atas kerja kolektif yang terbangun sepanjang masa kepengurusan.

“Apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pengurus dan pihak terkait atas kebersamaan sampai pada titik ini,” ujar Zainal, seperti dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews.

Ia juga mengenang awal masa tugasnya yang dimulai dari Muswil V di Magelang.

“Saya teringat betul, 6 Maret 2022 amanah itu dipundakkan di depan Wali Kota Magelang dan seluruh peserta panitia Muswil V. Zainal dan seluruh pengurus adalah orang biasa-biasa. Tetapi dengan semangat ‘Berkolaborasi dan Menginspirasi’, kita semua ter-upgrade sampai pada titik saat ini. Semangat penuh cinta untuk pengurus ke depan, insya Allah dengan spirit yang menyala akan menghadirkan kebahagiaan dan kemuliaan untuk warga JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah dan masyarakat luas, pendidikannya semakin berkemajuan,” lanjutnya.

Ketua JSIT Indonesia, Ahmad Fikri, M.Pd., NLP, dalam arahannya menegaskan bahwa Muswil menjadi titik penting untuk penyegaran niat, peningkatan kualitas program, serta penciptaan inovasi baru.

“Sesungguhnya di JSIT Indonesia, dari Muswil ke Muswil berikutnya adalah momentum tajdid, memperbarui niat, memastikan apa-apa yang menjadi tujuan visi misi organisasi tercapai dengan baik. Tidak sekadar output tetapi juga outcome. Kami berharap melalui Muswil ini hadir produk-produk inovasi baru. Dengan inovasi menjadi modal untuk berkolaborasi, dan dengan kolaborasi akan menghadirkan inovasi-inovasi baru,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Brebes yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Subandi, S.E., M.Si., turut memberikan sambutan sekaligus menyampaikan apresiasi kepada JSIT atas kontribusinya di dunia pendidikan.

“Pendidikan saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Perkembangan teknologi dan perubahan masyarakat membutuhkan penguatan karakter. Saya percaya JSIT Indonesia—with jaringan yang luas dan pendidik yang berdedikasi—mampu menjadi garda terdepan dalam membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing global,” ujarnya.

Ia berharap Muswil VI dapat menghasilkan arah kebijakan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

“Melalui Muswil ini saya berharap lahir gagasan-gagasan baru, keputusan-keputusan bermanfaat, serta kepengurusan yang semakin solid dan profesional sehingga mampu menghasilkan program kerja yang produktif dan solutif bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tambahnya.

Muswil VI yang mengusung tema “Meneguhkan Regenerasi, Menguatkan Kolaborasi, Menuju Pendidikan Jawa Tengah Berkemajuan” juga dihiasi berbagai penampilan bernuansa Islami. Di antaranya lantunan Asmaul Husna, Opera Anak “Harta Brebes yang Paling Berharga” yang mengangkat nilai lokal Brebes, serta pertunjukan seni karawitan Islami dari SIT Harapan Ummat Brebes. [*]

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|