Nekat Mencuri Motor di Miri Sragen, Yulianto Warga Klaten Dapat Salam Olahraga Dari Warga

6 hours ago 5
Mencuri sepeda motor di wilayah Dukuh Doyong, Desa Doyong, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Yulianto (41) wwarga Klaten dihajar warga hingga babak belur pada Jumat (31/7/2026). Huri

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Nekat melakukan aksi pencurian sepeda motor di wilayah Dukuh Doyong, Desa Doyong, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah warga Klaten dihajar warga hingga babak belur pada Jumat (31/7/2026).

Informasi yang berhasil dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM pelaku pencurian sepeda motor diketahui bernama Yulianto (41) warga Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Jateng.

Pelaku yang diketahui merupakan seorang residivis berhasil diamankan warga bersama petugas, sementara sepeda motor milik korban berhasil diselamatkan dan dikembalikan sebagai barang bukti.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menjelaskan Korban memarkir sepeda motor Honda Supra X 125 saat bekerja di sawah dengan kondisi anak kunci masih menempel pada kendaraan. Kesempatan itu dimanfaatkan pelaku berinisial Yulianto membawa kabur sepeda motor tersebut. Namun aksinya tidak berlangsung lama. Warga yang mengetahui kejadian segera memberikan informasi kepada Polsek Miri.

“Mendapat laporan dari masyarakat, personel Unit Reskrim bersama piket SPKT langsung bergerak menuju lokasi. Berkat respons cepat petugas yang didukung peran aktif masyarakat, pelaku berhasil diamankan berikut barang bukti sepeda motor yang dicurinya,” kata AKBP Dewiana Syamsu Indyasari pada Senin (3/8/2026).

Untuk menghindari amuk massa, petugas segera mengevakuasi pelaku dari lokasi kejadian dan membawanya ke Mapolsek Miri guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Supra X 125, kunci T, anak kunci yang telah dimodifikasi, sebuah sabit, serta dokumen kendaraan.

Kerugian korban diperkirakan mencapai Rp7 juta. Penyelidikan juga mengungkap bahwa Yulianto merupakan residivis kasus penganiayaan yang sebelumnya menjalani hukuman penjara selama satu tahun enam bulan di Lapas Klaten.

Kini, ia kembali harus berhadapan dengan proses hukum atas dugaan tindak pidana pencurian sepeda motor sebagaimana diatur dalam Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Kapolres Sragen mengapresiasi kepedulian masyarakat yang sigap melaporkan tindak kejahatan dan membantu petugas menjaga situasi tetap kondusif.

Menurutnya, sinergi antara warga dan kepolisian menjadi faktor penting dalam mempersempit ruang gerak pelaku kriminal.

AKBP Dewiana juga mengimbau masyarakat agar tidak memberikan kesempatan kepada pelaku kejahatan dengan selalu menerapkan langkah-langkah pencegahan sederhana, seperti memastikan kendaraan terkunci, mencabut anak kunci saat ditinggalkan, serta memarkir kendaraan di tempat yang aman dan mudah diawasi.

“Jangan pernah meninggalkan kendaraan dalam keadaan kunci masih menggantung. Kelalaian sekecil apa pun dapat dimanfaatkan pelaku. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila melihat aktivitas yang mencurigakan agar setiap potensi tindak pidana dapat dicegah sejak dini,” ujarnya. Huri Yanto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|