Piala Soeratin Sumut 2026 Bergulir, 14 Tim U-17 Berebut Piala Gubsu

4 hours ago 7

MEDAN – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumatera Utara resmi menggulirkan Piala Soeratin Wilayah Sumatera Utara (Sumut) 2026. Kompetisi sepak bola usia muda yang memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) ini menjadi salah satu ajang penting dalam menjaring talenta-talenta muda potensial dari berbagai kabupaten/kota di Sumut.

Tahun ini, Piala Soeratin Sumut mempertandingkan tiga kelompok usia, yakni U-13, U-15 dan U-17. Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, kompetisi tahun ini disebar ke sejumlah daerah untuk mendekatkan atmosfer pertandingan kepada masyarakat sekaligus memperluas pemantauan bakat pemain di luar Kota Medan.

Ketua Panitia Pelaksana Piala Soeratin Sumut 2026, Andi Atmoko Panggabean, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan agar seluruh rangkaian kompetisi berjalan profesional, sportif dan adil. “Kami berkomitmen penuh menjadikan Piala Soeratin Sumut 2026 sebagai panggung yang bersih dan kompetitif bagi anak-anak kita di kategori U-13, U-15 dan U-17,” ujar Andi Atmoko Panggabean, Selasa (8/9).

Menurutnya, pembagian pertandingan ke sejumlah zona merupakan bagian dari upaya memperluas kesempatan bagi pemain muda di daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. “Dengan membagi laga ke beberapa zona, termasuk menunjuk Serdang Bedagai dan Labuhanbatu sebagai tuan rumah, kami ingin bakat-bakat terpendam di daerah memiliki kesempatan yang sama untuk bersinar dan terpantau,” katanya.

Untuk kategori U-17, babak penyisihan diikuti 14 tim yang dibagi ke dalam tiga zona wilayah, yakni Zona Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Zona Kabupaten Langkat dan Zona Kota Medan.

Penunjukan Sergai sebagai salah satu tuan rumah juga menjadi catatan tersendiri. Sebab, penyelenggaraan babak penyisihan U-17 yang selama ini identik dengan Kota Medan, kini mulai diperluas ke daerah.

Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan ruang lebih besar bagi daerah untuk menjadi bagian penting dalam pembinaan dan pencarian pemain muda berbakat di Sumatera Utara.

Sementara itu, persaingan pada kategori U-13 dan U-15 juga berlangsung ketat. Babak penyisihan di Zona 2 yang dipusatkan di Lapangan PTPN III Janji, Kabupaten Labuhanbatu, telah rampung digelar.

Zona tersebut mempertemukan tim-tim dari sejumlah daerah, di antaranya Tanjungbalai, Asahan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan dan Padang Lawas Utara. Tim-tim yang lolos kini bersiap melanjutkan perjuangan menuju babak puncak tingkat provinsi.

Perluasan kompetisi usia muda di Sumatera Utara mendapat apresiasi dari PSSI Pusat. Anggota Executive Committee (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menilai konsistensi Asprov PSSI Sumut dalam menggulirkan kompetisi usia muda sejalan dengan program transformasi sepak bola nasional. “PSSI Pusat sangat mengapresiasi gerak cepat Asprov Sumut dan panitia yang berhasil menyatukan sinergi Piala Soeratin ini dengan Piala Gubernur,” kata Arya.

Menurutnya, kompetisi usia muda yang berlangsung secara berkesinambungan merupakan salah satu fondasi penting untuk membangun kekuatan sepak bola Indonesia. “Kunci dari tim nasional yang kuat adalah kompetisi usia muda yang berkesinambungan seperti ini. U-13, U-15 dan U-17 adalah fondasi utama,” tegasnya.

Arya berharap kompetisi tersebut tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga pemain-pemain potensial yang mampu menembus level nasional hingga memperkuat Tim Nasional Indonesia. “Kami berharap dari rumput lapangan di Sumut ini akan lahir pemain-pemain masa depan yang nantinya mengenakan jersi Garuda di dada,” pungkasnya.

Seluruh rangkaian Piala Soeratin Sumut 2026, mulai babak penyisihan hingga partai final, dijadwalkan berlangsung sepanjang September hingga Oktober 2026. Masyarakat Sumatera Utara juga diimbau memberikan dukungan langsung di lapangan. Kehadiran penonton diharapkan mampu menambah motivasi para pemain muda sekaligus menghidupkan kembali gairah sepak bola di berbagai daerah di Sumut. (sih/tri)

MEDAN – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumatera Utara resmi menggulirkan Piala Soeratin Wilayah Sumatera Utara (Sumut) 2026. Kompetisi sepak bola usia muda yang memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) ini menjadi salah satu ajang penting dalam menjaring talenta-talenta muda potensial dari berbagai kabupaten/kota di Sumut.

Tahun ini, Piala Soeratin Sumut mempertandingkan tiga kelompok usia, yakni U-13, U-15 dan U-17. Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, kompetisi tahun ini disebar ke sejumlah daerah untuk mendekatkan atmosfer pertandingan kepada masyarakat sekaligus memperluas pemantauan bakat pemain di luar Kota Medan.

Ketua Panitia Pelaksana Piala Soeratin Sumut 2026, Andi Atmoko Panggabean, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan agar seluruh rangkaian kompetisi berjalan profesional, sportif dan adil. “Kami berkomitmen penuh menjadikan Piala Soeratin Sumut 2026 sebagai panggung yang bersih dan kompetitif bagi anak-anak kita di kategori U-13, U-15 dan U-17,” ujar Andi Atmoko Panggabean, Selasa (8/9).

Menurutnya, pembagian pertandingan ke sejumlah zona merupakan bagian dari upaya memperluas kesempatan bagi pemain muda di daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. “Dengan membagi laga ke beberapa zona, termasuk menunjuk Serdang Bedagai dan Labuhanbatu sebagai tuan rumah, kami ingin bakat-bakat terpendam di daerah memiliki kesempatan yang sama untuk bersinar dan terpantau,” katanya.

Untuk kategori U-17, babak penyisihan diikuti 14 tim yang dibagi ke dalam tiga zona wilayah, yakni Zona Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Zona Kabupaten Langkat dan Zona Kota Medan.

Penunjukan Sergai sebagai salah satu tuan rumah juga menjadi catatan tersendiri. Sebab, penyelenggaraan babak penyisihan U-17 yang selama ini identik dengan Kota Medan, kini mulai diperluas ke daerah.

Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan ruang lebih besar bagi daerah untuk menjadi bagian penting dalam pembinaan dan pencarian pemain muda berbakat di Sumatera Utara.

Sementara itu, persaingan pada kategori U-13 dan U-15 juga berlangsung ketat. Babak penyisihan di Zona 2 yang dipusatkan di Lapangan PTPN III Janji, Kabupaten Labuhanbatu, telah rampung digelar.

Zona tersebut mempertemukan tim-tim dari sejumlah daerah, di antaranya Tanjungbalai, Asahan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan dan Padang Lawas Utara. Tim-tim yang lolos kini bersiap melanjutkan perjuangan menuju babak puncak tingkat provinsi.

Perluasan kompetisi usia muda di Sumatera Utara mendapat apresiasi dari PSSI Pusat. Anggota Executive Committee (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menilai konsistensi Asprov PSSI Sumut dalam menggulirkan kompetisi usia muda sejalan dengan program transformasi sepak bola nasional. “PSSI Pusat sangat mengapresiasi gerak cepat Asprov Sumut dan panitia yang berhasil menyatukan sinergi Piala Soeratin ini dengan Piala Gubernur,” kata Arya.

Menurutnya, kompetisi usia muda yang berlangsung secara berkesinambungan merupakan salah satu fondasi penting untuk membangun kekuatan sepak bola Indonesia. “Kunci dari tim nasional yang kuat adalah kompetisi usia muda yang berkesinambungan seperti ini. U-13, U-15 dan U-17 adalah fondasi utama,” tegasnya.

Arya berharap kompetisi tersebut tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga pemain-pemain potensial yang mampu menembus level nasional hingga memperkuat Tim Nasional Indonesia. “Kami berharap dari rumput lapangan di Sumut ini akan lahir pemain-pemain masa depan yang nantinya mengenakan jersi Garuda di dada,” pungkasnya.

Seluruh rangkaian Piala Soeratin Sumut 2026, mulai babak penyisihan hingga partai final, dijadwalkan berlangsung sepanjang September hingga Oktober 2026. Masyarakat Sumatera Utara juga diimbau memberikan dukungan langsung di lapangan. Kehadiran penonton diharapkan mampu menambah motivasi para pemain muda sekaligus menghidupkan kembali gairah sepak bola di berbagai daerah di Sumut. (sih/tri)

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|