Umi Napsiatun Resmi Nahkodai IWAPI Surakarta Periode 2025–2030

2 days ago 10
Pengurus DPC IWAPI Kota Surakarta tengah berpose bersama Wakil Wali Kota Surakarta, Astri Widayani (baris depan 4 dari kiri) dan Ketua Umum DPD IWAPI Jawa Tengah, Hj. Ning Wahyu, S.Sos usai pelantikan dan pengukuhan | Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Kiprah perempuan wirausaha di Kota Surakarta mendapat energi baru. Melalui prosesi pelantikan yang digelar di Ballroom Kusuma Sahid Prince Hotel, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Surakarta resmi memiliki nahkoda baru untuk lima tahun mendatang.

Umi Napsiatun, S.Pd., MM., yang sebelumnya terpilih dalam Musyawarah Cabang, kini menempati posisi Ketua IWAPI Surakarta periode 2025–2030.

Pelantikan tersebut dipimpin oleh Ketua Umum DPD IWAPI Jawa Tengah, Hj. Ning Wahyu, S.Sos., dan dikukuhkan oleh Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani. Para pengurus, tokoh organisasi perempuan, pelaku UMKM, serta perwakilan instansi pemerintah turut hadir memberikan dukungan.

Dalam sambutannya, Astrid menyoroti peran besar perempuan dalam menggerakkan ekonomi lokal. Menurutnya, keberadaan IWAPI memiliki kontribusi signifikan dalam berbagai program pemberdayaan UMKM.

“Kota Surakarta memiliki lebih dari 80 persen pelaku UMKM yang merupakan perempuan. Ketika ibu-ibu bergerak, ekonomi kota ikut bergerak,” tegasnya, seperti dikutip dalam rilis ke Joglosemarnews.

Astrid juga memaparkan sejumlah capaian pemerintah kota, seperti penurunan angka kemiskinan, perbaikan penanganan stunting, hingga peningkatan produktivitas UMKM perempuan. Ia menyebut keberhasilan tersebut lahir dari kolaborasi banyak pihak, termasuk organisasi perempuan seperti IWAPI.

Ia membuka peluang kerja sama lebih erat dengan kepengurusan baru.
“Silakan nanti audiensi. Program kerja IWAPI akan kami sinergikan dengan program prioritas Kota Surakarta, baik dalam pemberdayaan UMKM, penanggulangan kemiskinan, maupun percepatan penurunan stunting,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPD IWAPI Jawa Tengah, Hj. Ning Wahyu, S.Sos., menegaskan posisi historis Surakarta dalam perjalanan IWAPI Jawa Tengah.

“Sebelum IWAPI Jawa Tengah terbentuk, IWAPI di Surakarta sudah lebih dulu aktif. Karena itu, Solo selalu kami perhatikan,” ujarnya.

Ia memaparkan beberapa fokus pembenahan, mulai dari peningkatan kualitas administrasi, perluasan anggota dari generasi muda, hingga program pendampingan UMKM yang lebih terstruktur. Jawa Tengah, sebagai provinsi dengan jumlah anggota IWAPI terbanyak di Indonesia, diharapkan tetap menjadi penggerak utama inovasi pemberdayaan perempuan pengusaha.

Di sisi lain, Ketua DPC IWAPI Surakarta yang baru, Umi Napsiatun, menyiapkan langkah awal kepemimpinannya dengan menekankan peningkatan kualitas SDM anggota.

“Kami akan memprioritaskan perbaikan SDM dulu. Pelatihan, seminar, dan pendampingan akan digelar secara berkala, bukan hanya bagi pengurus tetapi sampai ke tingkat ranting,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, IWAPI Surakarta akan menggandeng berbagai instansi, mulai dari Dinas Koperasi, Dinas Perindustrian, DP3AP2KB, hingga lembaga pelatihan. Selain itu, kolaborasi dengan Pemkot Surakarta akan diarahkan pada kegiatan pemasaran, pameran, permodalan, serta dukungan terhadap koperasi merah putih.

Umi juga memberi perhatian khusus pada penataan arsip sejarah organisasi.
“Ada tujuh ketua IWAPI Surakarta sejak awal berdiri, tetapi dokumentasinya banyak yang hilang. Kami akan menata ulang, membuat bingkai foto yang seragam, dan menjadikannya arsip organisasi,” tuturnya.

Koperasi IWAPI Surakarta pun akan dikembangkan ke arah yang lebih luas. Tidak hanya mengelola simpan pinjam, koperasi akan diarahkan menjadi wadah penjualan produk UMKM anggota serta pusat penyediaan kebutuhan anggota.

“Saya ingin hasil karya ibu-ibu ditampilkan di kantor IWAPI Surakarta dan dipasarkan lebih luas,” ujarnya.

Umi menegaskan bahwa IWAPI Surakarta terbuka bagi perempuan muda yang memiliki minat berwirausaha.

“Kami butuh anggota yang kompeten, kreatif, dan berjiwa wirausaha. Milenial sangat kami butuhkan untuk kemajuan IWAPI ke depan.”

Dengan kepengurusan baru ini, IWAPI Surakarta memasuki fase penting dalam memperkuat peran perempuan pengusaha, menghubungkan kreativitas anggota, serta mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga di Kota Bengawan. [*]

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|