Perbaikan Jalan Bloran–Alun-Alun Sragen Senilai Rp11,7 Miliar Dimulai, CFD Diliburkan Sementara

16 hours ago 11
Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sragen resmi memulai proyek rekonstruksi jalan di pusat kota yang menghubungkan ruas Bloran menuju Alun-Alun Sragen. Proyek bernilai kontrak Rp11,798 miliar ini dikerjakan oleh penyedia jasa CV Garuda dan ditargetkan rampung pada 30 Desember 2026. Huri

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sragen resmi memulai proyek rekonstruksi jalan di pusat kota yang menghubungkan ruas Bloran menuju Alun-Alun Sragen. Proyek bernilai kontrak Rp11,798 miliar ini dikerjakan oleh penyedia jasa CV Garuda dan ditargetkan rampung pada 30 Desember 2026.

​Pada JOGLOSEMARNEWS.COM Kepala Bidang Bina Marga DPU Sragen, Aribowo Sulistyo, menyampaikan bahwa pelaksanaan pekerjaan jalan ini dimulai sejak 3 Agustus hingga 30 Desember 2026. Guna menjaga kelancaran serta keamanan pekerjaan di pusat kota, pihak DPU telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub), Satlantas Polres Sragen, serta Dinas Perdagangan.

​”Untuk waktu pelaksanaan dimulai tanggal 3 Agustus sampai dengan 30 Desember 2026. Kami berkoordinasi dengan Dishub dan Satlantas terkait rekayasa lalu lintas, serta Dinas Perdagangan terkait Car Free Day (CFD). Untuk tiga minggu ke depan, kegiatan CFD diliburkan sementara,” kata Aribowo pada Selasa (1/9/2026).

​Proyek rekonstruksi ini mencakup panjang jalur 1,68 kilometer dengan lebar bervariasi antara 15 meter hingga 18,2 meter. Pengerjaan menggunakan kombinasi perkerasan beton kaku (rigid pavement) dan pelapisan aspal hotmix.

​Pengecoran beton difokuskan pada dua titik lokasi rawan kerusakan berat akibat tingginya hentakan beban kendaraan dan aktivitas pengereman:

​Pertigaan Harmoni / Jumbo: Dibeton sepanjang kurang lebih 66 meter dengan ketebalan 20 cm pada separuh lebar jalan (sisi selatan, lebar sekitar 9 meter).

​Pos Lantas Pasar Kota (Sisi Selatan): Titik pemberhentian lampu merah yang kerap bergelombang.

​”Pertimbangannya karena lokasi tersebut merupakan titik pertemuan dengan Ringroad Selatan. Banyak kendaraan berat berhenti, melakukan pengereman, dan mulai berjalan sehingga terjadi peningkatan beban jalan yang signifikan,” jelasnya.

​Khusus penutupan dan pengerjaan cor beton di pertigaan Jumbo, ditargetkan selesai dan dibuka kembali pada 20 September (durasi pengerjaan sekitar 20 hari).

Sementara di luar titik pembetonan, pelapisan aspal hotmix akan diterapkan dengan ketebalan antara 4 cm hingga 10 cm. Sebelum dilapisi aspal baru, jalan yang bergelombang akan dikupas terlebih dahulu menggunakan mesin cold milling.

​Aribowo menambahkan bahwa pemilihan konstruksi beton pada lokasi strategis diharapkan mampu meningkatkan usia pakai jalan secara signifikan ​daya tahan aspal hotmix: Rata-rata 10 tahun, ​daya tahan cor beton: Mencapai hingga 20 tahun.

​Adapun untuk lanjutan pengerjaan jalan dari arah Alun-Alun menuju timur (arah Pilangsari), Aribowo menjelaskan bahwa segmen tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang rencananya akan mulai berkontrak pada awal September 2026. Huri Yanto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|