Politeknik AKBARA dan Japanese Red Cross Toyota College of Nursing Gelar Tukar Budaya dalam PKKMB 2026

21 hours ago 12
Ketua Yayasan Peduli Mandiri Insani yang menaungi Politeknik AKBARA, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum., berfoto bersama Associate Professor Megumi Fujii dan sembilan mahasiswa Japanese Red Cross Toyota College of Nursing, Jepang, usai kegiatan Tukar Budaya Antar Kampus dalam rangkaian PKKMB Politeknik AKBARA 2026, Selasa (1/9/2026) | Foto: Dok. Politeknik Akbara

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Memasuki dunia perguruan tinggi tidak hanya berarti mengenal ruang kelas, dosen, dan lingkungan kampus. Bagi mahasiswa baru Politeknik AKBARA Surakarta, awal perjalanan sebagai mahasiswa juga menjadi kesempatan untuk mengenal dunia yang lebih luas.

Kesempatan itu hadir melalui kegiatan Tukar Budaya Antar Kampus bersama Japanese Red Cross Toyota College of Nursing (JRCTCN), Jepang, yang menjadi bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik AKBARA 2026, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kampus Politeknik AKBARA tersebut mempertemukan mahasiswa baru dengan perwakilan institusi pendidikan keperawatan dari Jepang. Pertemuan itu menjadi ruang bagi kedua pihak untuk saling mengenal budaya, kehidupan akademik, serta lingkungan pendidikan di masing-masing negara.

Ketua Yayasan Peduli Mandiri Insani yang menaungi Politeknik AKBARA, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum., menyampaikan sambutan dalam kegiatan Tukar Budaya Antar Kampus bersama Japanese Red Cross Toyota College of Nursing, Jepang, di kampus Politeknik AKBARA Surakarta, Selasa (1/9/2026) | Foto: Dok. Politeknik AKBARA

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Yayasan Peduli Mandiri Insani yang menaungi Politeknik AKBARA, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum. Sementara dari Japanese Red Cross Toyota College of Nursing hadir Associate Professor Megumi Fujii bersama sembilan mahasiswa.

Bagi Politeknik AKBARA, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari agenda penyambutan mahasiswa baru. Lebih dari itu, pertukaran budaya tersebut menjadi bagian dari upaya kampus memperluas wawasan mahasiswa sekaligus membangun jejaring pendidikan di tingkat internasional.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa baru mendapat kesempatan berinteraksi secara langsung dengan mahasiswa dari Jepang. Mereka dapat berbagi pengalaman mengenai budaya, pendidikan, kehidupan mahasiswa, hingga cara masing-masing institusi mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia profesional.

Pengalaman semacam itu dinilai penting karena mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik dan keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan berkomunikasi, beradaptasi, serta memahami perbedaan budaya ketika kelak memasuki dunia kerja yang semakin terhubung secara global.

Ketua Yayasan Peduli Mandiri Insani, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, mengatakan pengalaman belajar tidak hanya diperoleh di dalam ruang kelas.

“Pertukaran budaya seperti ini menjadi pengalaman yang penting bagi mahasiswa. Pendidikan bukan hanya tentang ilmu yang didapat di dalam kelas, tetapi juga tentang bagaimana kita belajar memahami perbedaan, berkomunikasi dengan orang lain, dan mendapatkan pengalaman baru dari institusi di luar negeri. Kami berharap hubungan antara Politeknik AKBARA dan Japanese Red Cross Toyota College of Nursing dapat terus berkembang dan memberikan manfaat, terutama bagi mahasiswa.”

Menurut Jamal, pertemuan dengan institusi pendidikan dari luar negeri juga menjadi salah satu langkah awal bagi mahasiswa Politeknik AKBARA untuk mulai membangun pengalaman dan jejaring internasional.

“Bagi kami, kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah awal mahasiswa Politeknik AKBARA untuk mulai memperluas pengalaman dan jejaringnya di kancah internasional. Kami ingin mahasiswa sejak awal memiliki wawasan yang lebih luas, berani berinteraksi dengan mahasiswa dan akademisi dari negara lain, serta siap menghadapi dunia kerja yang semakin global.”

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan menjadi bagian dari perjalanan Politeknik AKBARA dalam membangun lingkungan pendidikan yang semakin terbuka serta memiliki daya saing internasional.

“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi bagian dari perjalanan Politeknik AKBARA menuju kampus yang semakin dikenal dan memiliki daya saing di tingkat internasional.”

Apresiasi juga disampaikan Associate Professor Megumi Fujii dari Japanese Red Cross Toyota College of Nursing. Ia mengaku senang dapat berkunjung dan berbagi pengalaman dengan mahasiswa serta sivitas akademika Politeknik AKBARA.

“Kami sangat senang dapat berkunjung dan berbagi pengalaman dengan mahasiswa serta sivitas akademika Politeknik AKBARA. Melalui kegiatan seperti ini, kami dapat saling mengenal budaya dan lingkungan pendidikan masing-masing.”

Menurut Megumi Fujii, interaksi secara langsung menjadi salah satu cara untuk membangun pemahaman sekaligus mempererat hubungan antara kedua institusi.

“Saya berharap pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membangun hubungan yang lebih dekat antara kedua institusi.”

Kebersamaan mahasiswa Japanese Red Cross Toyota College of Nursing, Jepang, bersama mahasiswa Politeknik AKBARA Surakarta dalam kegiatan Tukar Budaya Antar Kampus yang menjadi bagian dari rangkaian PKKMB Politeknik AKBARA 2026, Selasa (1/9/2026). Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa kedua institusi untuk saling mengenal budaya dan berbagi pengalaman pendidikan | Foto: Dok.Politeknik AKBARA.

Kehadiran Japanese Red Cross Toyota College of Nursing di Politeknik AKBARA sekaligus memperkuat upaya kampus dalam membuka akses pengalaman internasional bagi mahasiswa.

Di tengah perkembangan dunia kerja yang semakin terbuka, kemampuan beradaptasi dan berkomunikasi dengan orang dari berbagai latar belakang menjadi bagian penting yang perlu dipersiapkan mahasiswa. Karena itu, pengalaman berinteraksi dengan institusi pendidikan dari negara lain sejak awal masa perkuliahan dinilai dapat menjadi bekal tersendiri.

Bagi Politeknik AKBARA, kegiatan Tukar Budaya Antar Kampus juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pendidikan vokasi Indonesia kepada mitra internasional. Dari pertemuan tersebut, terbuka pula peluang untuk mengembangkan bentuk kolaborasi yang lebih luas pada masa mendatang.

Pelaksanaan kegiatan bersama Japanese Red Cross Toyota College of Nursing dalam rangkaian PKKMB 2026 menunjukkan bahwa pengalaman internasional mulai dikenalkan kepada mahasiswa sejak mereka memasuki kehidupan perguruan tinggi.

Mahasiswa baru tidak hanya diajak mengenal program studi, fasilitas, dan lingkungan akademik di kampus, tetapi juga diperkenalkan dengan perspektif pendidikan dan budaya dari negara lain.

Semangat tersebut sejalan dengan upaya Politeknik AKBARA membangun lingkungan kampus yang terbuka, kolaboratif, adaptif, dan berorientasi global.

Ke depan, hubungan Politeknik AKBARA dengan Japanese Red Cross Toyota College of Nursing diharapkan dapat berkembang melalui berbagai bentuk kerja sama, mulai dari pertukaran budaya, kegiatan akademik, pengembangan mahasiswa, hingga bentuk kolaborasi pendidikan lainnya.

Bagi mahasiswa baru, pertemuan tersebut pada akhirnya bukan sekadar kesempatan bertemu dengan mahasiswa dari Jepang. Lebih dari itu, mereka mendapat pengalaman untuk melihat dunia dari perspektif yang lebih luas, berani berinteraksi dengan lingkungan internasional, sekaligus mulai mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang semakin tanpa batas.

Sebagaimana diketahui, Politeknik AKBARA Surakarta merupakan perguruan tinggi vokasi yang berkomitmen menghadirkan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja. Politeknik AKBARA mendorong pengembangan kompetensi mahasiswa melalui pendidikan, pengalaman praktis, jejaring industri, serta kerja sama dengan berbagai institusi, termasuk mitra internasional. [*]

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|