Rustan Saru Jenguk Balita di RSUD Ramela, Upayakan Orang Tua Pasien Didaftarkan BPJS Kesehatan

18 hours ago 3

JAYAPURA – Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengunjungi seorang pasien bayi laki-laki bernama Johandra L. Pairi yang sedang menjalani perawatan di RSUD Ramela, Kota Jayapura, Kamis (9/7).

Kunjungan tersebut dilakukan setelah ia menerima laporan mengenai kondisi bayi yang saat pertama kali dirujuk ke rumah sakit dalam keadaan kritis.

Menurut Rustan Saru, berdasarkan informasi yang diterimanya, bayi tersebut tiba di RSUD Ramela dengan kondisi kejang-kejang dan membutuhkan penanganan medis segera. Selain itu, ia juga mendapat informasi bahwa kedua orang tua pasien berasal dari keluarga yang kurang mampu.

“Setelah menerima laporan tersebut, saya merasa perlu datang langsung untuk melihat kondisi pasien sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga,” ujar Rustan Saru.

Dalam kunjungan itu, Rustan Saru didampingi Direktur RSUD Ramela, Fredriks Y. Hisage Ia menyempatkan diri melihat langsung kondisi bayi yang dirawat di ruang rawat inap anak sekaligus berdialog dengan kedua orang tua pasien.

Dari penjelasan tim medis, kondisi Johandra Air Pairi berangsur membaik. Rustan Saru juga menyaksikan sendiri perkembangan tersebut, di mana bayi sudah terlihat lebih aktif dibandingkan saat pertama kali dirawat.

Saat berbincang dengan keluarga pasien, Rustan Saru mengetahui bahwa orang tua bayi belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Menyikapi hal itu, ia langsung meminta identitas berupa KTP orang tua untuk diupayakan segera didaftarkan ke dalam program BPJS Kesehatan agar ke depan keluarga dapat memperoleh jaminan pelayanan kesehatan.

“Kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah akan berupaya membantu agar keluarga ini memperoleh akses jaminan kesehatan,” katanya.

Rustan Saru juga memberikan apresiasi kepada jajaran RSUD Ramela yang dinilai telah mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dengan memberikan pelayanan medis terlebih dahulu tanpa mempersoalkan kelengkapan administrasi pasien.

Selain itu juga, Orang Nomor dua di Kota Jayapura itu memberikan tali kasih atau uang susu kepada sejumlah pasien di ruangan rawat inap balita tersebut.

Sementara itu, Direktur RSUD Ramela, Fredriks Y. Hisage, menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan Wakil Wali Kota Jayapura terhadap pasien dan pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut.

Menurutnya, kehadiran Wakil Wali Kota menjadi motivasi bagi tenaga kesehatan untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Sebagai rumah sakit milik Pemerintah Kota Jayapura, kami berkomitmen untuk terus mengedepankan pelayanan yang manusiawi. Prinsip kami adalah utamakan keselamatan dan pelayanan pasien terlebih dahulu, sedangkan urusan administrasi dapat diselesaikan kemudian,” tegas Fredriks.

Kata Fredriks, Pasien Johandra merupakan slaah satu yang mendaptkan jaminan Ia sebagai Direktur hinga mendaptkan pelayanan.

“Menurut pengakuan orang tua pasien, mereka tau bahwa di sini utamakan pelayanan pasien, makanya mereka dati wilayaj Dok 9 langsung ke RD Ramela,” bebernya.

Ia berharap komitmen tersebut dapat terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang cepat, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan pertolongan darurat.(kim)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

JAYAPURA – Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengunjungi seorang pasien bayi laki-laki bernama Johandra L. Pairi yang sedang menjalani perawatan di RSUD Ramela, Kota Jayapura, Kamis (9/7).

Kunjungan tersebut dilakukan setelah ia menerima laporan mengenai kondisi bayi yang saat pertama kali dirujuk ke rumah sakit dalam keadaan kritis.

Menurut Rustan Saru, berdasarkan informasi yang diterimanya, bayi tersebut tiba di RSUD Ramela dengan kondisi kejang-kejang dan membutuhkan penanganan medis segera. Selain itu, ia juga mendapat informasi bahwa kedua orang tua pasien berasal dari keluarga yang kurang mampu.

“Setelah menerima laporan tersebut, saya merasa perlu datang langsung untuk melihat kondisi pasien sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga,” ujar Rustan Saru.

Dalam kunjungan itu, Rustan Saru didampingi Direktur RSUD Ramela, Fredriks Y. Hisage Ia menyempatkan diri melihat langsung kondisi bayi yang dirawat di ruang rawat inap anak sekaligus berdialog dengan kedua orang tua pasien.

Dari penjelasan tim medis, kondisi Johandra Air Pairi berangsur membaik. Rustan Saru juga menyaksikan sendiri perkembangan tersebut, di mana bayi sudah terlihat lebih aktif dibandingkan saat pertama kali dirawat.

Saat berbincang dengan keluarga pasien, Rustan Saru mengetahui bahwa orang tua bayi belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Menyikapi hal itu, ia langsung meminta identitas berupa KTP orang tua untuk diupayakan segera didaftarkan ke dalam program BPJS Kesehatan agar ke depan keluarga dapat memperoleh jaminan pelayanan kesehatan.

“Kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah akan berupaya membantu agar keluarga ini memperoleh akses jaminan kesehatan,” katanya.

Rustan Saru juga memberikan apresiasi kepada jajaran RSUD Ramela yang dinilai telah mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dengan memberikan pelayanan medis terlebih dahulu tanpa mempersoalkan kelengkapan administrasi pasien.

Selain itu juga, Orang Nomor dua di Kota Jayapura itu memberikan tali kasih atau uang susu kepada sejumlah pasien di ruangan rawat inap balita tersebut.

Sementara itu, Direktur RSUD Ramela, Fredriks Y. Hisage, menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan Wakil Wali Kota Jayapura terhadap pasien dan pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut.

Menurutnya, kehadiran Wakil Wali Kota menjadi motivasi bagi tenaga kesehatan untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Sebagai rumah sakit milik Pemerintah Kota Jayapura, kami berkomitmen untuk terus mengedepankan pelayanan yang manusiawi. Prinsip kami adalah utamakan keselamatan dan pelayanan pasien terlebih dahulu, sedangkan urusan administrasi dapat diselesaikan kemudian,” tegas Fredriks.

Kata Fredriks, Pasien Johandra merupakan slaah satu yang mendaptkan jaminan Ia sebagai Direktur hinga mendaptkan pelayanan.

“Menurut pengakuan orang tua pasien, mereka tau bahwa di sini utamakan pelayanan pasien, makanya mereka dati wilayaj Dok 9 langsung ke RD Ramela,” bebernya.

Ia berharap komitmen tersebut dapat terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang cepat, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan pertolongan darurat.(kim)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|