Tabrakan Beruntun Libatkan 3 Kendaraan di Bantul, Satu Nyawa Melayang

23 hours ago 3
Ilustrasi | joglosemarnews.com

BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM Jalan Parangtritis kembali memakan korban jiwa. Tabrakan beruntun yang melibatkan dua sepeda motor dan satu mobil pada Minggu (15/2/2026) dini hari berujung tragis, seorang remaja tewas di lokasi kejadian.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di wilayah Kalurahan Mulyodadi, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul. Korban meninggal diketahui berinisial SES (18), warga Kapanewon Banguntapan.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi W 3726 FF, Yamaha Bison bernomor polisi F 6340 ZG, serta mobil Honda Brio bernomor polisi DK 1535 ABC.

“Kecelakaan lalu lintas berawal pada saat pengendara sepeda motor Yamaha Bison melaju dari arah selatan ke utara. Pada saat bersamaan, dari arah belakang melaju sepeda motor Honda Beat,” katanya kepada wartawan.

Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara Honda Beat diduga tidak cukup waspada sehingga jarak dengan motor di depannya terlalu dekat. Benturan pun tak terhindarkan.

Akibat tabrakan tersebut, Honda Beat terpental ke sisi kanan jalan. Nahas, dari arah berlawanan melaju mobil Honda Brio.

“Kemudian, Honda Beat itu terpental ke arah kanan. Pada saat bersamaan, dari arah utara menuju selatan, melaju mobil Honda Brio. Dikarenakan jarak sudah terlalu dekat, sehingga mobil itu menabrak Honda Beat dan terseret kurang lebih 40 meter,” ungkap Rita.

Benturan keras itu mengakibatkan pembonceng Honda Beat, SES, mengalami cedera kepala berat dan meninggal dunia di tempat. Sementara pengendara Honda Beat, FSP (18), juga warga Banguntapan, mengalami cedera kepala ringan dan dirawat di RSUD Panembahan Senopati Bantul.

Adapun pengendara Yamaha Bison berinisial HG (20), asal Kecamatan Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, serta pemboncengnya HDG (21), tidak mengalami luka.

“Selanjutnya, untuk kondisi pengemudi Honda Brio yakni AZ (44), warga Jakarta Utara, tidak mengalami luka,” beber Rita.

Meski korban jiwa jatuh, kerusakan kendaraan dilaporkan relatif ringan. Yamaha Bison mengalami goresan di bagian bodi kanan, Honda Beat rusak pada bodi depan, sedangkan Honda Brio mengalami kerusakan pada bagian depan serta radiator pecah.

“Adapun kerugian dari kejadian itu diperkirakan mencapai Rp2 juta,” tandasnya.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas di Jalur Parangtritis yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari. Polisi mengimbau pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga jarak aman guna mencegah kecelakaan serupa terulang. [*]  Disarikan dari sumber berita media daring

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|