MIMIKA — Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri, Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah operasi di Tanah Papua.
Didampingi jajaran Operasi Damai Cartenz-2026 dan Satgas Amole, peninjauan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut tetap kondusif.
Sejumlah pejabat teras Polri turut mendampingi Fadil, di antaranya Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol. Faizal Ramadhani, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini, dan Danpas Brimob III Brigjen Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang.
Kunjungan ini difokuskan untuk meninjau langsung kesiapan personel di lapangan serta mengevaluasi jalannya operasi.
“Kami ingin melihat langsung kondisi di lapangan, memastikan situasi kamtibmas tetap terjaga, sekaligus mendengar aspirasi masyarakat. Papua memiliki karakteristik dan kearifan lokal yang sangat kuat sehingga pendekatan yang dilakukan harus mengedepankan dialog, penghormatan terhadap budaya, dan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat,” ujar Astamaops Kapolri dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Kamis (16/7).
Di samping aspek keamanan, Fadil memberikan catatan tebal pada faktor eksternal non-tempur yang mengancam keselamatan personel: penyakit malaria. Mengingat tingginya endemisitas malaria di pesisir dan pedalaman Papua, ia menginstruksikan seluruh komandan sektor untuk memperketat pengawasan kesehatan anak buahnya.
Langkah pencegahan seperti disiplin mengonsumsi obat profilaksis, penggunaan kelambu, hingga pemeriksaan medis berkala wajib dijalankan.
“Ancaman terbesar di wilayah operasi bukan hanya gangguan keamanan, tetapi juga penyakit malaria. Saya minta seluruh personel disiplin menjaga kesehatan, mematuhi langkah-langkah pencegahan, dan para komandan agar melakukan pengawasan secara melekat. Jangan sampai personel menjadi korban karena lalai menjaga kondisi kesehatannya,” tegas Fadil Imran. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
MIMIKA — Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri, Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah operasi di Tanah Papua.
Didampingi jajaran Operasi Damai Cartenz-2026 dan Satgas Amole, peninjauan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut tetap kondusif.
Sejumlah pejabat teras Polri turut mendampingi Fadil, di antaranya Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol. Faizal Ramadhani, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini, dan Danpas Brimob III Brigjen Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang.
Kunjungan ini difokuskan untuk meninjau langsung kesiapan personel di lapangan serta mengevaluasi jalannya operasi.
“Kami ingin melihat langsung kondisi di lapangan, memastikan situasi kamtibmas tetap terjaga, sekaligus mendengar aspirasi masyarakat. Papua memiliki karakteristik dan kearifan lokal yang sangat kuat sehingga pendekatan yang dilakukan harus mengedepankan dialog, penghormatan terhadap budaya, dan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat,” ujar Astamaops Kapolri dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Kamis (16/7).
Di samping aspek keamanan, Fadil memberikan catatan tebal pada faktor eksternal non-tempur yang mengancam keselamatan personel: penyakit malaria. Mengingat tingginya endemisitas malaria di pesisir dan pedalaman Papua, ia menginstruksikan seluruh komandan sektor untuk memperketat pengawasan kesehatan anak buahnya.
Langkah pencegahan seperti disiplin mengonsumsi obat profilaksis, penggunaan kelambu, hingga pemeriksaan medis berkala wajib dijalankan.
“Ancaman terbesar di wilayah operasi bukan hanya gangguan keamanan, tetapi juga penyakit malaria. Saya minta seluruh personel disiplin menjaga kesehatan, mematuhi langkah-langkah pencegahan, dan para komandan agar melakukan pengawasan secara melekat. Jangan sampai personel menjadi korban karena lalai menjaga kondisi kesehatannya,” tegas Fadil Imran. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q


















































