Antrean BBM di SPBU Wonogiri Bikin Pemkab Bergerak! Wabup Imron Minta Penyebabnya Diungkap, Nasib Petani Jadi Perhatian

14 hours ago 9
BBMAntrian BBM di sebuah SPBU di Wonogiri. Joglosemarnews.com/Aris Arianto

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Wonogiri mulai menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Wonogiri. Fenomena yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir itu dinilai perlu segera ditelusuri agar masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh bahan bakar minyak (BBM), terutama jenis solar dan Pertalite yang banyak digunakan untuk aktivitas sehari-hari maupun sektor pertanian.

Merespons kondisi tersebut, Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera melakukan koordinasi dengan pengelola SPBU guna mengetahui penyebab utama antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah titik.

Permintaan itu disampaikan Imron saat memimpin pembahasan dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Wonogiri yang berlangsung di Ruang Kahyangan Sekretariat Daerah Kabupaten Wonogiri, Kamis (6/8/2026).

Menurut Imron, antrean BBM di Wonogiri menjadi perhatian karena kondisi serupa tidak terlihat di sejumlah daerah lain. Oleh sebab itu, pemerintah daerah perlu memperoleh gambaran yang jelas mengenai faktor penyebabnya agar langkah penanganan dapat dilakukan secara tepat.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Pak Bupati dan Pak Kapolres Wonogiri untuk mengetahui langkah yang perlu dilakukan dalam mengatasi persoalan ini,” ujar Imron Rizkyarno.

Ia menegaskan, ketersediaan BBM merupakan kebutuhan vital yang berpengaruh langsung terhadap mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, distribusi barang, hingga sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang perekonomian Kabupaten Wonogiri.

Jika pasokan atau pelayanan distribusi BBM terganggu, dampaknya tidak hanya dirasakan pengguna kendaraan pribadi, tetapi juga petani, pelaku usaha kecil, angkutan barang, dan masyarakat yang setiap hari bergantung pada ketersediaan bahan bakar.

“Jangan sampai masyarakat tidak mendapatkan BBM untuk kebutuhan aktivitas sehari-hari maupun mendukung kegiatan ekonomi, khususnya para petani yang membutuhkan bahan bakar untuk operasional pertanian,” imbuhnya.

Dalam rapat tersebut, Imron secara khusus meminta Dinas Perdagangan dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Wonogiri segera berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk melakukan identifikasi terhadap penyebab antrean yang terjadi.

Pemerintah ingin memastikan apakah antrean dipicu oleh peningkatan permintaan masyarakat, pola distribusi BBM, kendala pasokan, atau faktor teknis lainnya. Hasil koordinasi itu nantinya diharapkan menjadi dasar penyusunan langkah penanganan yang efektif sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan normal.

“Nantinya dapat diketahui apa penyebab antrean ini, sehingga bisa dicarikan solusi bersama agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan BBM dengan baik,” tegas Imron.

Pemkab Wonogiri menilai penyelesaian persoalan ini memerlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola SPBU, aparat terkait, dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan komunikasi yang baik, setiap kendala di lapangan diharapkan dapat segera diatasi tanpa menimbulkan kepanikan maupun gangguan terhadap aktivitas masyarakat.

Keberadaan BBM yang mudah diakses menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran roda perekonomian daerah. Karena itu, Pemkab Wonogiri berharap koordinasi yang segera dilakukan dapat menghasilkan solusi yang tepat sehingga antrean kendaraan di SPBU dapat berkurang, distribusi BBM kembali lancar, dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi secara optimal.

Perkembangan hasil koordinasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah untuk menentukan langkah lanjutan apabila masih ditemukan kendala dalam distribusi maupun pelayanan BBM di wilayah Kabupaten Wonogiri. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|