JAYAPURA – Tim sepak bola Banteng Papua Raya FC tiba di Jayapura pada Kamis (27/8) kemarin, setelah menyelesaikan perjuangannya pada turnamen Soekarno Cup 2026 di Jawa Timur.
Kedatangan tim disambut langsung Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano, bersama jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Papua di Kantor DPD PDI Perjuangan Papua, Kotaraja, Kota Jayapura, Kamis (27/8).
Banteng Papua Raya menutup kiprahnya dengan prestasi membanggakan sebagai juara 3. Pada perebutan tempat ketiga, tim asal Papua Raya berhasil mengalahkan tuan rumah Jawa Timur dengan skor 3-1.
Manajer Banteng Papua Raya, Mukri Hamadi mengatakan, meski baru pertama kali mengikuti Soekarno Cup, Banteng Papua Raya mampu menunjukkan kualitas permainan dan bersaing dengan tim-tim dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Mukri, secara kualitas timnya memiliki kepercayaan diri yang kuat untuk bersaing hingga fase akhir turnamen. Namun, adanya perbedaan pemahaman terhadap regulasi sempat memengaruhi komposisi pemain berubah.
Ia menilai pelaksanaan Soekarno Cup 2026 sudah semakin mengarah pada kompetisi semi-profesional karena melibatkan PSSI sebagai operator pelaksanaan.
“Ini kompetisi usia 17 tahun dan mereka belum berada di puncak usia pemain sepak bola. Tetapi mereka sudah dihadirkan dalam pertandingan nasional seperti ini. Dari 25 pemain kita, saya yakin mereka bisa menjadi pemain profesional dalam lima sampai 10 tahun ke depan,” ungkapnya.
Mukri menambahkan, persiapan panjang menjadi salah satu faktor yang membuat Banteng Papua Raya mampu tampil kompetitif. Tim menjalani latihan sekira tiga bulan sebelum mengikuti turnamen.
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain, pelatih, dan ofisial atas pencapaian tersebut.
Terimakasih yang sama juga disampaikan kepada seluruh jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan se-Tanah Papua atas segala partisipasi yang telah diberikan sehingga Banteng Papua Raya bisa tampil di Soekarno Cup 2026 dan mendapatkan juara 3.
JAYAPURA – Tim sepak bola Banteng Papua Raya FC tiba di Jayapura pada Kamis (27/8) kemarin, setelah menyelesaikan perjuangannya pada turnamen Soekarno Cup 2026 di Jawa Timur.
Kedatangan tim disambut langsung Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano, bersama jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Papua di Kantor DPD PDI Perjuangan Papua, Kotaraja, Kota Jayapura, Kamis (27/8).
Banteng Papua Raya menutup kiprahnya dengan prestasi membanggakan sebagai juara 3. Pada perebutan tempat ketiga, tim asal Papua Raya berhasil mengalahkan tuan rumah Jawa Timur dengan skor 3-1.
Manajer Banteng Papua Raya, Mukri Hamadi mengatakan, meski baru pertama kali mengikuti Soekarno Cup, Banteng Papua Raya mampu menunjukkan kualitas permainan dan bersaing dengan tim-tim dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Mukri, secara kualitas timnya memiliki kepercayaan diri yang kuat untuk bersaing hingga fase akhir turnamen. Namun, adanya perbedaan pemahaman terhadap regulasi sempat memengaruhi komposisi pemain berubah.
Ia menilai pelaksanaan Soekarno Cup 2026 sudah semakin mengarah pada kompetisi semi-profesional karena melibatkan PSSI sebagai operator pelaksanaan.
“Ini kompetisi usia 17 tahun dan mereka belum berada di puncak usia pemain sepak bola. Tetapi mereka sudah dihadirkan dalam pertandingan nasional seperti ini. Dari 25 pemain kita, saya yakin mereka bisa menjadi pemain profesional dalam lima sampai 10 tahun ke depan,” ungkapnya.
Mukri menambahkan, persiapan panjang menjadi salah satu faktor yang membuat Banteng Papua Raya mampu tampil kompetitif. Tim menjalani latihan sekira tiga bulan sebelum mengikuti turnamen.
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain, pelatih, dan ofisial atas pencapaian tersebut.
Terimakasih yang sama juga disampaikan kepada seluruh jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan se-Tanah Papua atas segala partisipasi yang telah diberikan sehingga Banteng Papua Raya bisa tampil di Soekarno Cup 2026 dan mendapatkan juara 3.


















































