Warga di lingkungan Plupuh RT 05 / RW 01, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah tepatnya selatan pasar Plupuh digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di dalam rumahnya pada Kamis (6/8/2026) Pukul 08:20 Wib.SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Warga di lingkungan Plupuh RT 05 / RW 01, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah tepatnya selatan pasar Plupuh digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di dalam rumahnya pada Kamis (6/8/2026) Pukul 08:20 Wib.
Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM jasad tersebut bernama AS (35) warga Desa Plupuh, Sragen, Jawa Tengah, warga setempat yang sehari-hari bekerja membuka jasa pijat keliling.
Ketua RT 05, Sutiyono, menjelaskan bahwa penemuan jasad korban berawal dari kecurigaan warga sekitar yang mencium aroma bau menyengat dari arah rumah korban.
”Kronologi saya dapat info dari warga yang mencium bau menyengat. Begitu saya cek ke lokasi bersama warga, ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” kata Sutiyono pada JOGLOSEMARNEWS.COM
Ia menambahkan, saksi yang pertama kali memasuki rumah adalah kakak ipar korban. Saat ditemukan, kondisi jenazah korban sudah mulai membusuk. Diduga, korban telah meninggal dunia sejak sepekan lalu.
”Estimasi meninggalnya kurang lebih sudah 7 hari, karena kondisi fisik dan badannya sudah membusuk. Komunikasi terakhir korban dengan warga juga sekitar 7 hari yang lalu,” jelasnya.
Menurut Sutiyono, korban selama ini tinggal sendirian di ruko dua lantai milik keluarganya dan masih berstatus lajang. Di mata tetangga, korban dikenal sebagai sosok yang sangat tertutup dan jarang bersosialisasi.
”Beliau ini kepribadiannya introvert, dalam arti tertutup diri dan jarang mengeluh atau bercerita ke tetangga maupun teman dekat,” tambah Sutiyono.
Pihak kepolisian dan tim medis setempat telah mengevakuasi jasad korban untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian.
Dihubungi melalui sambungan telepon Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Plupuh Iptu Mohamat Nur Arifin membenarkan kejadian tersebut.
“Curiga dengan keberadaan korban, tetangga kemudian mengecek kediaman korban dan mencium bau tidak sedap yang menyengat dari dalam rumah. Gak ada tanda-tanda kekerasan, murni gantung diri. Perkiraan meninggal sudah sekitar tiga harian,” ujar Iptu Mohamat Nur Arifin.
Saat ini, jenazah korban telah diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga dan kerabat terdekat untuk proses perawatan jenazah serta pemakaman lebih lanjut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan saling menjaga jika terdapat warga atau kerabat yang sedang mengalami tekanan psikologis maupun masalah pribadi. Huri Yanto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

13 hours ago
10

















































