Walikota Solo, Respati Ardi mengumpulkan pelaku ekonomi kreatif di Solo, Rabu, (05/08/2026) malam. IstimwaSOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Walikota Solo, Respati Ardi mengumpulkan pelaku ekonomi kreatif di Solo, Rabu, (05/08/2026) malam.
Dalam acara diskusi publik Solo Creative Talks bernama “SESITEMU” yang digelar di Halaman Pasar Triwindu Surakarta.
Tatuk Marbudi, Creative Director Sesitemu menjelaskan bahwa dalam acara yang diinisiasi Respati ini membahas bagaimana pelaku kreativitas bisa berdampak dengan Kota Solo.
“Mulai dampak ekonomi, kemudian dampak dampak-dampak yang mungkin bisa mendukung kota menjadi lebih baik,” ungkapnya
Dijelaskan Tatuk, pelaku industri kreatif yang hadir mulai dari pelaku industri musik, kuliner, festival, kemudian ada UMKM. Jadi hampir dari semua subsektor hadir.
“Harapannya sebenarnya ketika semua teman-teman yang di sini akhirnya terkumpul dan terkoneksi, saling ketemu, saling kenal dan bertemu. Harapannya akan muncul banyak kolaborasi,” ujarnya.
Sementara itu Walikota Surakarta, Respati Ardi, menegaskan bahwa ekosistem ekonomi kreatif kini telah menjadi tulang punggung (backbone) utama bagi pertumbuhan Kota Solo.
Di hadapan ratusan pelaku industri kreatif dan komunitas, Respati memaparkan strategi Pemerintah Kota Surakarta dalam memanfaatkan potensi kreativitas warga untuk menyelesaikan berbagai tantangan perkotaan sekaligus menuju visi jangka panjang Solo Wellness City 2030.
Dalam pemaparannya, Respati menguraikan bahwa pembangunan kota tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penyelesaian masalah mendasar seperti pengelolaan sampah, pendidikan, kesehatan mental, hingga pengangguran.
Menurutnya, sektor ekonomi kreatif memiliki peran kunci untuk membantu pemerintah menangani isu-isu tersebut melalui pembuatan acara, penguatan talenta, dan penciptaan Intellectual Property (IP) lokal.
“Kita me-review 1,5 tahun ini bagaimana industri ekonomi kreatif ternyata memang hari ini menjadi backbone utama.
Solo ini tidak punya laut atau gunung, tapi kita punya manusianya. Tugas kami ada dasar-dasar masalah sampah, pendidikan, mental health, pengangguran, dan lain-lain. Ini bisa berjalan dengan baik apabila beriringan dengan teman-teman ekonomi kreatif yang membantu di belakangnya,” ujar Respati Ardi.
Penataan Ruang Publik dan Transformasi Infrastruktur
Untuk mendukung para pelaku usaha ekonomi kreatif, Pemkot Surakarta kemudian berkomitmen menyiapkan serta memfasilitasi ruang-ruang publik (public space) yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat.
Beberapa langkah strategis yang tengah disiapkan antara lain:
* Kawasan Wisata Ekonomi Khusus (K3): Pengembangan kawasan Keprabon, Kemlayan, dan Kauman sebagai area eksplorasi seni dan budaya baru bagi para pelaku kreatif.
* Taman Kota Sriwedari: Penataan ulang Taman Sriwedari menjadi ruang terbuka publik tanpa pagar yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat.
* Transformasi Lahan & Makam Susun: Menghadapi keterbatasan lahan di Kota Solo, pemerintah menyiapkan konsep makam susun serta merencanakan kawasan Bongmojo di belakang UNS sebagai pusat pertanian perkotaan (Urban Farming Center).
Ajakan “Naik Kelas” dan Visi Solo Wellness City 2030
Respati kemudian juga menyoroti pentingnya value creation atau peningkatan nilai jual produk UMKM dan IP kreatif lokal.
Ia mendorong para pelaku usaha untuk tidak ragu meningkatkan standar harga serta kualitas produk mereka demi menyasar segmen pasar yang lebih luas.
“Industri kreatif itu mengemas sesuatu yang biasa menjadi punya nilai tambah tinggi. Saya berharap teman-teman kreatif ini akan menaikkan kelasnya untuk mencari market bersama. Mari kita sambut bersama untuk 2030 Kota Solo sebagai Wellness City,” pungkas Respati.
Sebagai penutup, Walikota Surakarta mengimbau sektor perbankan, seperti BTN, untuk memperkuat komunikasi dan skema pembiayaan khusus yang ramah bagi para pemilik IP dan pelaku industri kreatif lokal agar bisnis mereka dapat terus berkembang secara berkelanjutan. Ando
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

13 hours ago
10

















































