JAYAPURA-Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo akhirnya menyatukan dualisme di tubuh organisasi Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Jayapura yang selama ini saling mengklaim masing-masing kepemimpinan. Dualisme ini yakni dari kubu Silas Thom Rumbewas dan kubu Dionisius Deda.
Dari data yang dihimpun Cenderawasih Pos, Dionisius Deda resmi menjabat Ketua DPD KNPI Kota Jayapura periode 2023 – 2026 usai dikukuhkan dan dilantik bersama para pengurus lainnya pada bulan September 2024 lalu. Sedangkan Silas Thom Rumbewas resmi dilantik menjadi ketua KNPI periode 2022-2025 pada bulan Mei 2022 lalu.
Wali Kota Abisai Rollo secara tegas menyatakan bahwa dualisme ditubuh KNPI ini seharusnya tidak terjadi, namun melihat persoalan yang ada walikota, Wakil Walikota bersama pihak-pihak terkait melakukan pertemuan singkat untuk menuntaskan persoalan tersebut.
“Di sela kegiatan hari ini kita panggil keduanya untuk menyelesaikan persoalan yang ada, dan pada akhirnya keduanya telah bersepakat untuk bersatu yang artinya tidak ada lagi dualisme,” ujar Abisai Rollo setelah kegiatan Safari Ramadhan di Hotel Said Entrop, Senin (24/3).
Kata Wali Kota, dari hasil penyelesaian tersebut, Silas Thomas Rumbewas yang memimpin KNPI Kota Jayapura hingga akhir masa jabatan tahun 2026 mendatang. “Saya juga meminta kepada kepemimpinan Silas Thom Rumbewas untuk merangkul Dion Deda, entah itu Wakil ketua atau Sekertaris, dan intinya harus dilibatkan,” ungkapnya.
“Setelah masa periode berakhir nanti Dionisius Deda akan maju untuk kepemimpinan priode selanjutnya,” lanjutnya.
Wali Kota sangat memberikan apresiasi kepada kedua pihak yang sudah dengan besar hati saling menerima satu dengan yang lain. “Tugas keduanya saat ini adalah menyatukan kembali dualisme yang sudah pernah ada, semuanya harus dirangkul dan satukan kekuatan dalam tubuh organisasi KNPI,” tuturnya.
Menurut Abisai Rollo, dengan tidak adanya dualisme dalam organisasi, pemerintah bisa memberikan dukungan tanpa membedakan kubu satu deng kubu yang lainnya.”Pemerintah mau bantuan tapi itu harus satu arah, tapi kalau terjadi dualisme tentu kita perlu pikir pikir juga, namun hari ini persoalan tersebut sudah selesai dan dipastikan kami akan mendukung penuh KNPI Kota Jayapura kedepan,” jelasnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
JAYAPURA-Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo akhirnya menyatukan dualisme di tubuh organisasi Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Jayapura yang selama ini saling mengklaim masing-masing kepemimpinan. Dualisme ini yakni dari kubu Silas Thom Rumbewas dan kubu Dionisius Deda.
Dari data yang dihimpun Cenderawasih Pos, Dionisius Deda resmi menjabat Ketua DPD KNPI Kota Jayapura periode 2023 – 2026 usai dikukuhkan dan dilantik bersama para pengurus lainnya pada bulan September 2024 lalu. Sedangkan Silas Thom Rumbewas resmi dilantik menjadi ketua KNPI periode 2022-2025 pada bulan Mei 2022 lalu.
Wali Kota Abisai Rollo secara tegas menyatakan bahwa dualisme ditubuh KNPI ini seharusnya tidak terjadi, namun melihat persoalan yang ada walikota, Wakil Walikota bersama pihak-pihak terkait melakukan pertemuan singkat untuk menuntaskan persoalan tersebut.
“Di sela kegiatan hari ini kita panggil keduanya untuk menyelesaikan persoalan yang ada, dan pada akhirnya keduanya telah bersepakat untuk bersatu yang artinya tidak ada lagi dualisme,” ujar Abisai Rollo setelah kegiatan Safari Ramadhan di Hotel Said Entrop, Senin (24/3).
Kata Wali Kota, dari hasil penyelesaian tersebut, Silas Thomas Rumbewas yang memimpin KNPI Kota Jayapura hingga akhir masa jabatan tahun 2026 mendatang. “Saya juga meminta kepada kepemimpinan Silas Thom Rumbewas untuk merangkul Dion Deda, entah itu Wakil ketua atau Sekertaris, dan intinya harus dilibatkan,” ungkapnya.
“Setelah masa periode berakhir nanti Dionisius Deda akan maju untuk kepemimpinan priode selanjutnya,” lanjutnya.
Wali Kota sangat memberikan apresiasi kepada kedua pihak yang sudah dengan besar hati saling menerima satu dengan yang lain. “Tugas keduanya saat ini adalah menyatukan kembali dualisme yang sudah pernah ada, semuanya harus dirangkul dan satukan kekuatan dalam tubuh organisasi KNPI,” tuturnya.
Menurut Abisai Rollo, dengan tidak adanya dualisme dalam organisasi, pemerintah bisa memberikan dukungan tanpa membedakan kubu satu deng kubu yang lainnya.”Pemerintah mau bantuan tapi itu harus satu arah, tapi kalau terjadi dualisme tentu kita perlu pikir pikir juga, namun hari ini persoalan tersebut sudah selesai dan dipastikan kami akan mendukung penuh KNPI Kota Jayapura kedepan,” jelasnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos