WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Reuni ternyata bisa menjadi sesuatu yang jauh lebih besar daripada sekadar temu kangen. Itulah yang terlihat dalam pertemuan akbar alumni SMPN 1 Wonogiri dan SMAN 1 Wonogiri yang tergabung dalam paguyuban Wonogiren Top (Wontop) Jogja, Solo, dan Semarang (Joglosemar) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Sabtu (18/7/2026).
Pertemuan lintas angkatan dan lintas jurusan tersebut menghadirkan suasana penuh kehangatan sekaligus membuka peluang lahirnya kolaborasi baru antara para alumni dengan Pemerintah Kabupaten Wonogiri. Di balik canda, tawa, dan nostalgia, tersimpan semangat besar untuk ikut mengambil peran dalam perjalanan pembangunan daerah yang telah membesarkan mereka.
Ketua Panitia Reuni, Subiyono, menjelaskan, Wontop Joglosemar merupakan wadah yang menghimpun alumni SMPN 1 Wonogiri dan SMAN 1 Wonogiri dari berbagai generasi yang kini menetap di wilayah Solo, Yogyakarta, dan Semarang. Meski telah berkarier dan tinggal di berbagai kota, ikatan emosional terhadap Wonogiri tetap terjaga.
Menurutnya, reuni kali ini tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi, tetapi juga membuka ruang dialog yang produktif bersama Pemerintah Kabupaten Wonogiri. Melalui komunikasi yang terbangun, para alumni berharap dapat menyumbangkan gagasan, pengalaman, jaringan, hingga inovasi yang dapat mendukung percepatan pembangunan daerah.
“Kami ingin reuni ini menjadi titik awal lahirnya kerja sama yang lebih luas. Alumni memiliki banyak potensi di berbagai bidang dan siap memberikan kontribusi untuk kemajuan Wonogiri,” ungkap Subiyono.
Momentum tersebut mendapat sambutan positif dari Bupati Wonogiri Setyo Sukarno yang hadir langsung menyampaikan berbagai perkembangan terbaru Kabupaten Wonogiri sekaligus memaparkan arah pembangunan lima tahun ke depan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Dalam paparannya, Bupati menegaskan bahwa Wonogiri tengah bergerak menuju daerah yang memiliki daya saing tinggi, maju, sejahtera, dan berkelanjutan. Untuk mewujudkan visi tersebut, pemerintah telah menyiapkan berbagai program strategis yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk para alumni yang kini tersebar di berbagai daerah.
Beberapa fokus pembangunan yang diprioritaskan antara lain:
✓ Menciptakan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru.
✓ Mendorong pengembangan sektor ekonomi kreatif yang mampu membuka lapangan pekerjaan.
✓ Meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang semakin adaptif terhadap kebutuhan zaman.
✓ Memperkuat pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat.
✓ Membangun birokrasi yang profesional, dinamis, dan responsif.
✓ Menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
✓ Menjaga kelestarian lingkungan serta sumber daya alam sebagai modal pembangunan berkelanjutan.
Paparan tersebut mendapat respons positif dari keluarga besar Wontop Joglosemar. Para alumni menyatakan siap mengambil bagian melalui pembentukan tim khusus yang akan menyusun berbagai program, ide, serta rekomendasi strategis sebagai bahan masukan bagi Pemerintah Kabupaten Wonogiri.
Langkah ini diharapkan menjadi awal sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah dengan jaringan alumni yang memiliki latar belakang profesi beragam, mulai dari akademisi, birokrat, pelaku usaha, profesional, hingga tokoh masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai dapat memperkaya perspektif dalam merumuskan solusi pembangunan yang lebih efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Bupati Setyo Sukarno menyampaikan harapannya agar semangat kebersamaan para alumni tidak berhenti pada kegiatan reuni semata. Ia mengajak seluruh anggota Wontop Joglosemar untuk terus memelihara rasa memiliki terhadap Wonogiri serta ikut berpartisipasi dalam berbagai program pembangunan.
Menurutnya, semangat “Rumangsa Melu Handarbeni” atau merasa ikut memiliki Kabupaten Wonogiri menjadi modal sosial yang sangat penting dalam membangun daerah. Ketika masyarakat dan para alumni memiliki kepedulian yang sama, berbagai tantangan pembangunan akan lebih mudah dihadapi melalui kolaborasi.
Tema reuni “Merajut Persaudaraan dan Mempererat Tali Silaturahmi” pun terasa hidup sepanjang acara. Tidak hanya diisi diskusi mengenai masa depan Wonogiri, kegiatan juga berlangsung meriah dengan demonstrasi senam sehat serta Parade Jalan Nordik yang dipandu Komunitas Jalan Nordik Indonesia (KJNI) Badan Pimpinan Cabang Kabupaten Wonogiri.
Parade tersebut menjadi simbol semangat hidup sehat, kekompakan, sekaligus kebersamaan lintas generasi yang terus dijaga oleh keluarga besar Wontop Joglosemar. Suasana penuh keakraban terlihat ketika para alumni dari berbagai angkatan saling berbagi cerita, pengalaman, dan membangun kembali jejaring yang selama ini tersebar di berbagai kota. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

21 hours ago
14


















































