BSI-OJK Ajak Siswa Al Azhar International Islamic Boarding School Karanganyar Melek Keuangan Syariah

1 day ago 8
PT Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersinergi dalam kegiatan edukasi keuangan syariah untuk para pelajar. Kali ini, sasarannya adalah siswa-siswi Al Azhar International Islamic Boarding School (AAIBS) Karanganyar. Istimewa

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM — PT Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersinergi dalam kegiatan edukasi keuangan syariah untuk para pelajar. Kali ini, sasarannya adalah siswa-siswi Al Azhar International Islamic Boarding School (AAIBS) Karanganyar.

Acara yang digelar pada 24 Agustus 2025 ini merupakan bagian dari program Gerakan Cerdas Keuangan (GENCARKAN) dan Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).

Kepala Bagian Pengawasan LJK 3 Kantor OJK Solo Randi Pratama, menekankan pentingnya edukasi keuangan bagi generasi muda. “Dalam rangka implementasi program GENCARKAN, maka penyampaian materi terkait edukasi dan literasi keuangan kepada Siswa/i Al Azhar Islamic Boarding School menjadi salah satu upaya penting dalam peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi pelajar,” ujarnya. Ia menekankan perlunya kesadaran dan pemahaman yang baik terhadap pengelolaan keuangan yang aman dan bijak, terutama di tengah perkembangan teknologi dan keuangan digital yang pesat. Siswa diajak untuk membuat perencanaan keuangan sejak dini, memanfaatkan produk keuangan digital secara bijak, serta terhindar dari aktivitas ilegal seperti pinjol ilegal, investasi bodong, dan judi online.

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) turut memperkuat komitmen dalam mendorong penetrasi keuangan syariah di berbagai sektor, terutama pendidikan. Melalui program KEJAR, BSI telah menargetkan 500 siswa di AAIBS untuk diberikan pemahaman awal terhadap keuangan syariah dan kebiasaan menabung sejak dini. Fakta bahwa BSI saat ini diberi kepercayaan mengelola lebih dari 50.000 sekolah di seluruh Indonesia menunjukkan potensi besar dalam memperkuat literasi keuangan syariah di ekosistem pendidikan.

Selain menyasar pelajar, BSI juga menyasar pelaku UMKM melalui program GENCARKAN, dengan memberikan pelatihan dan pendampingan terkait penguatan kapasitas usaha, peningkatan skill, pengelolaan usaha berbasis prinsip syariah, serta pemanfaatan e-channel untuk mendukung transaksi usaha. Hingga semester I 2025, BSI telah melaksanakan 379 kegiatan literasi secara langsung yang tersebar di seluruh Indonesia dan 289 kegiatan edukasi digital melalui platform sosial media seperti Instagram, X (Twitter), dan Facebook.

RCEO BSI Regional 7 Semarang Ficko Hardowiseto, menyatakan bahwa inisiatif ini bukan hanya untuk memperluas penetrasi produk dan layanan BSI, tetapi juga untuk menciptakan nilai sosial yang berkelanjutan.

“Kami terus melakukan kolaborasi dan sinergi literasi keuangan syariah dengan asosiasi sekolah, serta menjadikan penerima manfaat beasiswa BSI Scholarship sebagai duta-duta literasi keuangan syariah. Mereka menjadi role model, bukti nyata bahwa BSI bukan hanya sahabat finansial, tetapi juga sahabat sosial dan spiritual bagi masyarakat,” jelas Ficko.

Program GENCARKAN dan KEJAR merupakan bagian dari komitmen kolektif BSI dan OJK untuk menciptakan masyarakat yang cerdas, berdaya saing, dan mampu mengelola keuangan secara sehat, aman, dan sesuai ajaran syariah. Dengan pendekatan edukatif berkelanjutan, diharapkan literasi keuangan syariah dapat menjadi fondasi kuat bagi generasi penerus. Prihatsari

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|