KLATEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Delapan kontingen kader wanita dari berbagai PAC LDII di Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, adu kreativitas mengolah nasi kuning menjadi tumpeng dalam Lomba Kreativitas Keputrian PC LDII Kecamatan Pedan, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan yang digelar di Sekretariat PC LDII Kecamatan Pedan, Desa Ngaren, itu tidak hanya menguji kemampuan peserta menyajikan makanan. Di balik kreasi nasi tumpeng, panitia mendorong keterampilan memasak agar bisa menjadi bekal keluarga sekaligus peluang mengembangkan usaha kuliner dan UMKM.
Setiap kontingen diberi ruang untuk mengeksplorasi ide. Nasi kuning dikreasikan dengan beragam hiasan, topping, bentuk penyajian, perpaduan warna hingga kelengkapan lauk pendamping. Kreativitas peserta kemudian dinilai secara menyeluruh oleh dewan juri.
Ketua Dewan Pembina PC LDII Kecamatan Pedan, HR Bambang Tri Atmojo, yang juga menjadi salah satu juri, mengatakan keterampilan memasak penting untuk terus dikembangkan, terutama bagi perempuan yang telah berumah tangga.
“Para wanita, terlebih yang sudah bersuami atau menjadi istri, supaya terus belajar memasak dan mengajari anaknya memasak. Dengan begitu, suami dan anak-anak betah serta doyan makan di rumah,” ujarnya saat membuka perlombaan.
Menurut Bambang, perkembangan teknologi justru membuat akses untuk belajar memasak semakin mudah. Berbagai resep dapat ditemukan melalui internet dan dimanfaatkan sebagai referensi untuk mengembangkan menu.
“Ilmunya terus ditambah. Zaman sekarang sudah canggih, berbagai resep masakan apa pun sudah ada di Google. Tinggal bagaimana kader wanita LDII kreatif,” katanya.
Keterampilan tersebut, lanjut dia, tidak harus berhenti di meja makan keluarga. Kemampuan mengolah makanan dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang menghasilkan pendapatan.
“Selamat bertanding. Harus kompak dan harus rukun dalam perlombaan memasak dan kreasi tumpeng nasi kuning ini,” pungkasnya.
Ketua Seksi Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK) PC LDII Kecamatan Pedan, Arini Kurniati, mengatakan lomba tersebut dirancang untuk meningkatkan kreativitas sekaligus keterampilan perempuan dalam mengolah makanan.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan para wanita, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun sebagai bekal membantu menciptakan lapangan kerja dan mengembangkan UMKM,” jelas Arini.
Ia menyebut peningkatan keterampilan pengolahan makanan juga berkaitan dengan ketahanan pangan. Keluarga diharapkan semakin mampu mengolah bahan makanan menjadi hidangan yang sehat, bergizi, menarik, dan bernilai ekonomi.
Dalam perlombaan tersebut, kemampuan peserta tidak hanya diukur dari rasa. Dewan juri menilai sejumlah unsur, mulai dari kreativitas dan tampilan, tekstur serta warna makanan, kelengkapan hidangan, kebersihan dan kesehatan, hingga kekompakan serta penampilan setiap kontingen.
Ketua PC LDII Kecamatan Pedan, Suwarto, mengatakan pemilihan nasi kuning sebagai materi lomba memiliki pesan tersendiri. Nasi tumpeng dinilai dapat menjadi media untuk membangun kerukunan, kekompakan, dan solidaritas melalui kegiatan bersama.
Menurut Suwarto, kegiatan itu juga sejalan dengan 8 Program Strategi LDII, khususnya pada bidang pendidikan dan pelatihan, kesehatan, serta ketahanan pangan.
“Ke depan, kegiatan seperti ini diharapkan juga digelar untuk tingkat remaja putri LDII Pedan. Selain melatih kreativitas, mereka perlu dibekali kemandirian sejak dini, sehingga ketika kelak berumah tangga sudah terbiasa memasak dan mampu mengelola kebutuhan keluarga,” kata Suwarto.
Ia berharap keterampilan yang diasah melalui kegiatan tersebut dapat berkembang lebih jauh. Tidak hanya digunakan untuk kebutuhan keluarga, tetapi juga menjadi modal membuka usaha kuliner maupun UMKM.
Dengan begitu, lomba kreasi tumpeng tidak berhenti sebagai kompetisi sehari. Keterampilan yang diperoleh peserta diharapkan dapat menjadi bekal jangka panjang, mulai dari mengolah makanan bergizi untuk keluarga hingga menciptakan peluang ekonomi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota Dewan Pembina PC LDII Pedan Widodo, Ketua PC LDII Pedan Suwarto, Joko Sulistiyono, Ketua Seksi Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Purwanto, serta Wakil Bendahara Slamet Raharja.
Jalannya perlombaan dipandu oleh Royantri Hidayah dan Luluk Marfuatik sebagai pembawa acara. Sementara itu, antusiasme peserta dan supporter dari delapan PAC LDII Pedan mendapat apresiasi dari Suwarto.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai ruang untuk memperkuat kerja sama, kreativitas, kerukunan, dan solidaritas antarjamiah sekaligus membuka peluang bagi perempuan untuk semakin mandiri dan produktif. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

2 hours ago
2


















































