Sineas Aditya Ahmad tengah melantunkan sebuah lagu di depan istrinya, Dewi Savitri yang didampingi kedua mertuanya, dan para tamu undangan. Produser Mira Lesmana duduk di kursi panjang dan tampak sangat menikmati suasana syahdu tersebut | Foto: Hamdani MWBANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sineas muda Indonesia yang namanya telah berkibar di kancah perfilman internasional, Aditya Ahmad, akhirnya melabuhkan hatinya di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Aditya Ahmad, yang memiliki nama asli Aditya Mahmuddin, resmi menikahi Dewi Safitri, putri dari pasangan Slamet Subagyo dan Suparyanti.
Kedua pengantin, Aditya Ahmad dan Dewi Safitri berfoto bersama dengan kerabat dari mempelai perempuan, Jati Nureh Utami dan Dr. FX. Suharnadi | Foto: Hamdani MWAkad nikah berlangsung di kawasan Hutan Pinus Mangunan, Bantul, Sabtu (5/9/2026) siang. Prosesi di depan penghulu tersebut berlangsung mulai sekitar pukul 14.00 WIB hingga selesai.
Suasana akad nikah berlangsung dalam balutan nuansa alam khas Hutan Pinus Mangunan. Kawasan di sekitar panggung dihias dengan berbagai aksesori yang menambah kesan hangat dan menawan dalam momen sakral tersebut.
Jauh-jauh datang dari Solo, Ita D Lantari tak rugi karena bisa berfoto bersama sineas dan produser filem kenamaan, Mira Lesmana | Foto: Hamdani MWUsai akad nikah, acara dilanjutkan dengan resepsi yang dihadiri keluarga besar kedua mempelai serta sejumlah sahabat dan kolega. Ada pula momen unik yang menjadi bagian dari rangkaian pernikahan tersebut. Setelah resepsi, kedua mempelai bersama-sama melakukan penanaman bibit pohon beringin.
Suasana semakin hangat ketika di sela-sela acara, Aditya memberikan persembahan khusus untuk sang istri. Sineas muda itu melantunkan sepotong lagu yang menjadi soundtrack salah satu film terbarunya, film yang juga melibatkan dua nama besar perfilman Indonesia, Mira Lesmana dan Riri Riza.
Tak mau ketinggalan, Jati Nureh utami minta foto secara khusus bersama Mira Lesmana dan pengantin perempuan | Foto: Hamdani MWDiiringi petikan gitar akustik, Aditya membawakan lagu tersebut dengan suasana sederhana namun terasa begitu personal. Lantunan suaranya membuat para tamu yang hadir seolah larut dalam suasana.
“Kamu, istriku, telah membuat saya belajar menjadi diri sendiri,” ujar Aditya sebelum mulai melantunkan tembang tersebut.
Ucapan itu disambut senyum bahagia Dewi. Momen sederhana itu pun menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian para tamu di tengah suasana resepsi pernikahan.
Di antara para undangan, tampak hadir pula Mira Lesmana dan Riri Riza. Kehadiran keduanya menambah nuansa tersendiri dalam pernikahan Aditya, mengingat perjalanan karier sang sineas muda memang tidak bisa dilepaskan dari dua tokoh besar tersebut.
Sejumlah pengunjung yang paham dengan Mira Lesmana pun tak menyia-nyiakan kesempatan untuk berfoto bersama dengan sineas legendaris tersebut. Mira Lesmana pun tampak antusias melayani permintaan para pengunjung tersebut.
Keluarga besar dari pengantin perempuan berfoto bersama dengan pasangan sineas Aditya Ahmad dan Dewi Safitri | Foto: IstimewaUntuk diketahui, Mira Lesmana dikenal sebagai salah satu produser penting yang ikut menghidupkan kembali jagat perfilman nasional pada era 2000-an. Sementara Riri Riza merupakan sutradara, penulis skenario sekaligus produser yang memiliki rekam jejak panjang dalam industri film Indonesia.
Bagi Aditya, Mira Lesmana dan Riri Riza memiliki keterkaitan erat dengan perjalanan kariernya, terutama ketika nama Aditya mulai mendapat perhatian melalui sejumlah karya film pendek.
Sineas asal Makassar itu mulai mencuri perhatian melalui berbagai karyanya. Salah satu yang paling dikenal adalah Kado, film pendek yang dirilis pada 2018.
Film tersebut tidak hanya disutradarai Aditya, tetapi juga diproduseri oleh Mira Lesmana dan Riri Riza. Kado mengisahkan Isfi yang bersemangat menyiapkan hadiah istimewa untuk ulang tahun Nita.
Lewat film itu pula, nama Aditya semakin dikenal hingga ke panggung perfilman internasional. Kado berhasil meraih penghargaan Best Short Film pada Festival Film Internasional Venesia di Italia.
Di dalam negeri, film tersebut juga meraih penghargaan Film Pendek Terbaik dalam Piala Citra 2018. Kado kemudian berpartisipasi dalam sejumlah festival film internasional, di antaranya Festival du Nouveau Cinéma di Montreal, Kanada, serta Pacific Meridian International Film Festival di Vladivostok, Rusia.
Namun, kiprah Aditya sebenarnya telah dimulai jauh sebelum Kado. Ia lebih dulu menunjukkan potensinya melalui film pendek Sepatu Baru, sebuah karya yang kemudian menjadi salah satu film pendeknya yang cukup fenomenal dan turut mengantarkan namanya mendapat perhatian di kancah internasional. [Hamdani MW]
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

2 hours ago
2

















































