Gegara Duduk di Samping Budi Arie, Kediaman Jokowi Digerudug Aliansi Rakyat Indonesia Bergerak

20 hours ago 12
Sejumlah anggota Aliansi Rakyat Indonesia Bergerak berdiri di depan kediaman Joko Widodo di Sumber, Solo, Kamis (10/9/2026). Mereka membawa poster serta surat dan plakat yang ditujukan kepada mantan Presiden RI ke-7 tersebut | Foto: Ando

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kedekatan mantan Presiden Joko Widodo dengan Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menjadi alasan Aliansi Rakyat Indonesia Bergerak mendatangi kediaman Jokowi di Sumber, Solo, Kamis (10/9/2026) siang.

Aliansi tersebut datang dengan membawa surat dan sebuah plakat yang ditujukan kepada Jokowi. Mereka ingin menyampaikan pesan sekaligus mengingatkan mantan Presiden RI ke-7 itu terkait pernyataan mengenai indikasi makar yang disebut pernah disampaikan Budi Arie.

Aksi tersebut dikoordinatori Bangun Sutoto. Setibanya di Gang Kutai Utara No. 1, Sumber, ia menjelaskan alasan kedatangan rombongannya.

“Kedatangan kami ingin menyampaikan sepucuk surat dan satu buah plakat untuk Bapak Joko Widodo. Karena Bapak Jokowi belum lama ini duduk di sebelah Budi Arie Setiadi yang menyampaikan indikasi adanya makar,” ujar Bangun.

Menurut dia, situasi tersebut membuat pihaknya merasa perlu menyampaikan sikap secara langsung kepada Jokowi.

“Oleh karena itu pihaknya sebagai anak bangsa kemudian mewakili rakyat Indonesia tidak bisa tinggal diam,” katanya.

Bangun menegaskan, kedatangan mereka bukan dimaksudkan untuk melakukan tekanan, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap negara.

“Karena itu kepada Bapak Joko Widodo. Karena beliau sebagai manusia sama seperti kami. Maka kami mengingatkan sebagai bentuk kepedulian kami kepada NKRI,” ujarnya.

Pesan tersebut dituangkan dalam surat dan plakat yang dibawa ke kediaman Jokowi. Plakat itu memuat sejumlah filosofi Jawa yang dinilai relevan sebagai pengingat.

“Lamun siro sekti ojo kemaki. Lamun siro sekti tansah eling pati. Sopo nandur bakal ngunduh, ngunduh wohing pakarti. Sopo salah bakal seleh,” tutur Bangun.

Surat dan plakat tersebut akhirnya diterima oleh salah satu staf perwakilan Jokowi.

Bangun mengatakan, kedatangan mereka merupakan bentuk penyampaian aspirasi dari masyarakat yang ingin mengingatkan Jokowi sebagai mantan kepala negara.

“Kami sebagaimana tadi di tempat ini sampaikan bahwa niatan kami adalah untuk memanusiakan manusia kepada seorang Joko Widodo. Aksi ini adalah delegasi dari rakyat Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan, aksi serupa bukan tidak mungkin kembali dilakukan apabila pihaknya merasa masih perlu menyampaikan pesan kepada Jokowi.

“Untuk agenda ke depan selanjutnya, kami akan menanyakan dan memberikan peringatan lagi kepada Jokowi,” ujarnya.

Bangun juga mengaitkan pesan dalam plakat tersebut dengan sambutan Jokowi saat menghadiri kegiatan di Pondok Pesantren Afalah, Kebumen, belum lama ini. Menurut dia, saat itu Jokowi juga menyampaikan sejumlah filosofi dalam bahasa Indonesia.

“Karena itu kami ingatkan kembali. Memang kedatangan kami adalah mengingatkan kepada Bapak Joko Widodo sebagai mantan Presiden Republik Indonesia yang ketujuh,” jelasnya.

Sementara itu, ajudan Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah, membenarkan bahwa surat yang dibawa Aliansi Rakyat Indonesia Bergerak telah diterima.

“Sudah diterima. Tadi sudah diterima dengan baik dari perwakilan kami. Suratnya juga saya sendiri sudah baca, segala aspirasi, saran, masukan terkait beliau,” ujar Syarif.

Ia memastikan surat tersebut akan disampaikan kepada Jokowi.

“Pastinya kita akan sampaikan dan beliau pasti baca. Tidak mungkin tidak. Beliau (Jokowi) pasti baca semua,” katanya.

Terkait keinginan Aliansi Rakyat Indonesia Bergerak untuk bertemu langsung dengan Jokowi, Syarif mengatakan permintaan tersebut akan disampaikan.

“Kalau misalnya memang ada permintaan bertemu ya pasti kita sampaikan. Tinggal nanti jadwalnya kapan, itu tergantung beliau,” tandasnya. [Ando]

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|