Gubernur:Kasus Patra Niaga Tak Boleh Ganggu Distribusi BBM di Papua

1 month ago 14

JAYAPURA – Penjabat Gubernur Provinsi Papua, Ramses Limbong mengingatkan Pertamina untuk menjaga stok Bahan Bakar Minyak (BBM) seiring dengan kasus Pertamina Patra Niaga. Selain itu gubernur ingin memastikan perihal oplosan ini diklarifikasi dan mendapatkan jawaban yang gamblang untuk publi.

“Saya minta itu tidak berpengaruh terhadap distribusi BBM, khususnya di wilayah Papua,” kata Gubernur Ramses Limbong, usai High Level Meeting (HLM) TPID Provinsi Papua, di Kantor BI, Kamis (27/2). Ramses pun menekankan Pertamina terkait ketersediaan stok BBM, sehingga tidak berpengaruh terhadap distribusi logistik.

“Di pusat biarlah menjadi urusan pusat, intinya jangan sampai berdampak pada distribusi BBM, khususnya di daerah Papua,” imbuhnya.

Sebab kata Ramses, Papua sangat jauh dari kilang minyak.

“Pusat di wilayah timur kan ada di Ambon yang selanjutnya didistribusikan ke tangki-tangki distribusi khususnya kita ada di Dok VII dan Biak,” terangnya.

Ramses menyebut BBM adalah salah satu komoditas yang harus disiapkan, sebab jika BBM tidak ada, bisa mempengaruhi distribusi logistik ke daerah. Terkhusus saat Ramadan dan jelang Idulfitri.

“Jika ketersediaan stok BBM tidak ada, itu bisa berpengaruh terhadap distribusi logistik yang efeknya bisa terjadi kenaikan harga maupun inflasi,” ujarnya.

Ramses pun menegaskan bahwa dirinya tidak ada urusan dengan Patra Niaga. “Kita tidak ada urusan dengan Patra Niaga, namun bagaimana distribusi BBM di Papua tidak mengalami hambatan maupun gangguan,” pungkasnya. (fia/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

JAYAPURA – Penjabat Gubernur Provinsi Papua, Ramses Limbong mengingatkan Pertamina untuk menjaga stok Bahan Bakar Minyak (BBM) seiring dengan kasus Pertamina Patra Niaga. Selain itu gubernur ingin memastikan perihal oplosan ini diklarifikasi dan mendapatkan jawaban yang gamblang untuk publi.

“Saya minta itu tidak berpengaruh terhadap distribusi BBM, khususnya di wilayah Papua,” kata Gubernur Ramses Limbong, usai High Level Meeting (HLM) TPID Provinsi Papua, di Kantor BI, Kamis (27/2). Ramses pun menekankan Pertamina terkait ketersediaan stok BBM, sehingga tidak berpengaruh terhadap distribusi logistik.

“Di pusat biarlah menjadi urusan pusat, intinya jangan sampai berdampak pada distribusi BBM, khususnya di daerah Papua,” imbuhnya.

Sebab kata Ramses, Papua sangat jauh dari kilang minyak.

“Pusat di wilayah timur kan ada di Ambon yang selanjutnya didistribusikan ke tangki-tangki distribusi khususnya kita ada di Dok VII dan Biak,” terangnya.

Ramses menyebut BBM adalah salah satu komoditas yang harus disiapkan, sebab jika BBM tidak ada, bisa mempengaruhi distribusi logistik ke daerah. Terkhusus saat Ramadan dan jelang Idulfitri.

“Jika ketersediaan stok BBM tidak ada, itu bisa berpengaruh terhadap distribusi logistik yang efeknya bisa terjadi kenaikan harga maupun inflasi,” ujarnya.

Ramses pun menegaskan bahwa dirinya tidak ada urusan dengan Patra Niaga. “Kita tidak ada urusan dengan Patra Niaga, namun bagaimana distribusi BBM di Papua tidak mengalami hambatan maupun gangguan,” pungkasnya. (fia/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|