WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Polres Wonogiri tengah menyelidiki dugaan kasus pencabulan yang dilakukan oleh seorang guru silat terhadap muridnya di Kecamatan Purwantoro Wonogiri.
Laporan mengenai dugaan tindak asusila ini pertama kali diterima oleh Polsek Purwantoro pada Jumat (14/3/2025), sebelum akhirnya kasus tersebut dilimpahkan ke Polres Wonogiri untuk penyelidikan lebih lanjut.
Menanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian langsung bergerak dengan mengumpulkan alat bukti guna mengusut tuntas kasus yang mencoreng dunia pendidikan dan bela diri ini.
Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo melalui Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo membenarkan bahwa kasus tersebut saat ini sedang dalam tahap penyelidikan.
“Iya, kasus ini sedang kami selidiki,” ujar Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo saat dikonfirmasi, Rabu (2/5/2025).
Menurutnya, penyelidikan masih berlangsung dengan fokus pada pengumpulan barang bukti serta keterangan dari para korban dan saksi. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa proses hukum berjalan sesuai prosedur dan menghasilkan keputusan yang adil bagi semua pihak.
Langkah-langkah Kepolisian dalam Penyelidikan
Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo menjelaskan bahwa pihak kepolisian tidak ingin terburu-buru dalam menetapkan tersangka. Proses ini membutuhkan bukti yang kuat agar dapat membawa kasus ini ke tahap selanjutnya.
“Tentunya kita harus mengumpulkan dulu barang buktinya sebelum bisa menetapkan seseorang sebagai tersangka,” jelasnya.
Sejumlah langkah telah diambil, termasuk pemeriksaan psikologis terhadap beberapa korban. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui dampak psikologis yang dialami serta menggali informasi lebih dalam mengenai peristiwa yang mereka alami.
Selain itu, kepolisian juga telah memeriksa sejumlah saksi guna memperkuat fakta yang ada. Setiap keterangan yang diperoleh akan menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan untuk memastikan kebenaran dan keadilan dalam kasus ini.
“Setelah menerima pelimpahan dari Polsek, kami langsung melakukan gelar perkara untuk menentukan langkah selanjutnya,” tambah Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo.
Lebih lanjut, Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo menyebut bahwa pihaknya masih menunggu hasil visum serta pemeriksaan psikologis korban sebagai bagian dari proses penyelidikan. Hasil ini akan menjadi faktor penentu dalam langkah hukum berikutnya.
“Kami masih menunggu hasil visum dan pemeriksaan psikologis korban sebelum mengambil keputusan lebih lanjut,” tegasnya.
Pihak kepolisian memastikan bahwa kasus ini akan ditangani secara profesional dan transparan. Polres Wonogiri berkomitmen untuk mengusut tuntas dugaan pencabulan ini dan memastikan keadilan bagi para korban.
Kasus dugaan pencabulan ini menjadi perhatian serius, terutama bagi masyarakat Purwantoro dan sekitarnya. Banyak pihak berharap agar proses hukum berjalan dengan transparan dan tegas, sehingga dapat memberikan rasa keadilan bagi para korban serta mencegah terjadinya kasus serupa di masa depan.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Jika ada pihak yang memiliki informasi tambahan terkait kasus ini, mereka diharapkan segera melapor agar penyelidikan bisa lebih cepat dan akurat.
Kasus ini menjadi warning penting bagi semua pihak untuk lebih waspada dan menjaga lingkungan sekitar, terutama dalam hal perlindungan anak. Dunia pendidikan dan bela diri seharusnya menjadi tempat yang aman bagi anak-anak untuk berkembang, bukan justru menjadi tempat yang membahayakan mereka.
Polres Wonogiri berjanji akan menangani kasus ini dengan serius dan memberikan perlindungan maksimal kepada korban. Semua pihak diharapkan bersabar dan menunggu hasil penyelidikan resmi yang akan diumumkan setelah semua proses hukum berjalan sesuai ketentuan. Aris Arianto