PDIP Tak Akan Ganti Hasto, Kongres 2025 Fokus ke Ketua Umum

2 days ago 8
Situs Info Live Dini Akurat Terbaru
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (kiri) didampingi juru bicara PDIP Guntur Romli setelah memberikan keterangan mengenai pelaksanaan HUT ke-52 PDIP di kantor DPP PDIP, Jakarta, 9 Januari 2025 | tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Meskipun Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan saat ini mendekam dalam tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), partainya memastikan bahwa posisi strategis tersebut tidak akan digantikan dalam waktu dekat.

PDIP menegaskan tidak akan menunjuk pengganti Hasto dalam Kongres ke-VI yang rencananya digelar pada 2025. Juru Bicara PDIP, Guntur Romli, menegaskan bahwa agenda utama kongres adalah penetapan kembali ketua umum partai, bukan perombakan struktur sekretaris jenderal. “Kongres hanya penetapan ketua umum. Selanjutnya, ketua umum yang menentukan struktur pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP),” ujarnya kepada Tempo, Rabu (2/4/2025).

Hingga kini, DPP PDIP belum menentukan tanggal pasti kongres tersebut. Penjadwalan akan ditetapkan dalam rapat pleno DPP yang masih menunggu keputusan lebih lanjut. Ketua DPP Bidang Kehormatan PDIP, Komarudin Watubun, menambahkan bahwa sesuai arahan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, partai tidak akan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen, melainkan komando langsung berada di bawah kendali ketua umum.

Meskipun demikian, sejumlah nama mulai mencuat sebagai calon kuat pengganti Hasto Kristiyanto jika nantinya PDIP memutuskan untuk merombak struktur DPP. Beberapa nama yang santer disebut adalah Utut Adianto, Said Abdullah, Ahmad Basarah, dan Andi Widjajanto.

PDIP berencana menggelar kongres setelah bulan Ramadan 1446 Hijriah atau setelah Lebaran 2025. Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, menuturkan bahwa partai ingin menyelesaikan terlebih dahulu momentum keagamaan sebelum menentukan tanggal pelaksanaan kongres. “Sekarang kita masih dalam bulan puasa, jadi kami selesaikan dulu ibadah puasa dan Lebaran. Setelah itu, baru kami akan melaksanakan rapat untuk memutuskan kapan kongres akan digelar,” ujar Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (11/3/2025).

Terkait kemungkinan perubahan struktur kepengurusan, Puan menegaskan bahwa seluruh keputusan ada di tangan Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum yang memiliki hak prerogatif dalam menentukan arah partai. “Jadi, apakah akan ada perubahan atau tidak, semuanya kembali kepada ketua umum,” katanya.

Sesuai siklus lima tahunan, Kongres ke-VI PDIP seharusnya digelar pada 2024, mengingat Kongres V berlangsung pada 2019. Namun, Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah, menjelaskan bahwa agenda tersebut ditunda karena padatnya jadwal politik nasional, termasuk Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif 2024, serta Pilkada serentak yang akan digelar November 2024. “Karena agenda nasional yang padat, termasuk Pilpres dan Pileg kemarin, maka kongres kami tunda,” kata Basarah dalam sebuah acara di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara, Jumat (24/5/2024).

Dengan berbagai dinamika internal partai, PDIP tetap fokus pada konsolidasi menjelang kongres, sembari menunggu perkembangan lebih lanjut terkait status hukum Hasto Kristiyanto. Partai banteng moncong putih ini tampaknya masih berhati-hati dalam menentukan langkah selanjutnya, termasuk dalam hal kepemimpinan di tingkat DPP.

www.tempo.co

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|