Masyarakat Distrik Tanah Miring dan Semangga Segera Nikmati Air PDAM

1 month ago 24

MERAUKE – Masyarakat yang ada di Distrik Tanah Miring dan Semangga dalam waktu tidak terlalu lama lagi akan menikmati air baku dari PDAM. Pasalnya, Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Merauke melakukan running test air baku yang dialirkan dari  Kampung Mimi Distrik Jagebob ke titik pengolahan di belakang Kantor Distrik Tanah Miring di sekitar Kebun Coklat, Tanah Miring Merauke, Kamis (13/2).

Running test atau uji alir ini disaksikan langsung dari Cipta Karya PU Kabupaten dan  perwakilan PU Provinsi dan PDAM. Kepala BWS Papua Merauke Nonce Saman disela-sela running test tersebut mengatakan, pembangunan jaringan dan pengolahan air baku ini dimulai  sejak tahun 2013 lalu dengan pemasangan pipa induk atau primer dari sumber air ke pengolahan tersebut berjalan 43 kilometer.

‘‘Kita tahun lalu, dimulai dengan perencanaan dan pemasangan jaringan pipa  dari sumber air yang ada di Kampung Mimi Distrik Jagebob sampai di titik pengolahan air baku tersebut,’’ jelasnya.      

     Kapasitas  terpasang yang dibangun, kata Nonce Saman adalah 230 liter perdetik. Namun sambungan rumah (SR) yang dibangun Balai Ciptakan Karya  Provinsi Papua  adalah 1.000 SR dengan kapasitas 80 liter perdetik, sehingga  banyak kelebihan yang menjadi PR bagi Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Papua Selatan maupun kabupaten melalui bidang Cipta Karya dan PDAM.   

Dengan running test ini, ungkap Nonce Saman, maka air baku dari Kampung Mimi yang diolah di Instalasi Pengolahan Air tersebut sudah dapat dialirkan ke masyarakat yang ada di Distrik Tanah Miring dan Semangga dengan 1.000 sambungan rumah. (ulo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

MERAUKE – Masyarakat yang ada di Distrik Tanah Miring dan Semangga dalam waktu tidak terlalu lama lagi akan menikmati air baku dari PDAM. Pasalnya, Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Merauke melakukan running test air baku yang dialirkan dari  Kampung Mimi Distrik Jagebob ke titik pengolahan di belakang Kantor Distrik Tanah Miring di sekitar Kebun Coklat, Tanah Miring Merauke, Kamis (13/2).

Running test atau uji alir ini disaksikan langsung dari Cipta Karya PU Kabupaten dan  perwakilan PU Provinsi dan PDAM. Kepala BWS Papua Merauke Nonce Saman disela-sela running test tersebut mengatakan, pembangunan jaringan dan pengolahan air baku ini dimulai  sejak tahun 2013 lalu dengan pemasangan pipa induk atau primer dari sumber air ke pengolahan tersebut berjalan 43 kilometer.

‘‘Kita tahun lalu, dimulai dengan perencanaan dan pemasangan jaringan pipa  dari sumber air yang ada di Kampung Mimi Distrik Jagebob sampai di titik pengolahan air baku tersebut,’’ jelasnya.      

     Kapasitas  terpasang yang dibangun, kata Nonce Saman adalah 230 liter perdetik. Namun sambungan rumah (SR) yang dibangun Balai Ciptakan Karya  Provinsi Papua  adalah 1.000 SR dengan kapasitas 80 liter perdetik, sehingga  banyak kelebihan yang menjadi PR bagi Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Papua Selatan maupun kabupaten melalui bidang Cipta Karya dan PDAM.   

Dengan running test ini, ungkap Nonce Saman, maka air baku dari Kampung Mimi yang diolah di Instalasi Pengolahan Air tersebut sudah dapat dialirkan ke masyarakat yang ada di Distrik Tanah Miring dan Semangga dengan 1.000 sambungan rumah. (ulo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Read Entire Article
Politik | Local| Daerah| Finance| Sport|