JAYAPURA-Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo mengungkapkan bahwa program 100 hari kerjanya bersama Wakil Wali Kota Rustan Saru, akan dimulai setelah perayaan HUT Kota Ke-115 dan juga HUT Pekabaran Injil (PI) di Tanah Tabi. Namun, untuk saat ini dirinya masih mengikuti retreat di Akmil Magelang selama satu minggu.
“Untuk memulai program 100 hari kerja, saya dan pak wakil akan bagi tugas. Nanti saya agenda pertamanya melakukan tour ke kampung sedangkan pak wakil fokus urus OPD,” ujar Abisai Rollo saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Rabu (26/2).
ABR-HARUS menilai Turkam ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk melibatkan masyarakat secara langsung dengan proses pembangunan yang akan dijalankan. “Dengan Turkam ini juga kita harapkan ada bisa menjaring aspirasi warga yang mungkin selama ini tidak diketahui oleh pemerintah,” ungkapnya.
Selain Turkam, ada beberapa program prioritas ABR-HARUS yang akan dipersiapkan dalam 100 hari kerja. Diantaranya, penerangan di setiap sudut kota, khususnya akses jalan utama, pembentukan graniso/polisi adat, pemasangan Wifi Gratis di Tempat umum, bebas biaya pemakaman, naikkan insentif RT, RW dan Kader Posyandu, Gerakan Asupan Makanan dan Minuman Bergizi, mengubah operasional Puskesmas 24 jam dan beberapa program lainnya.
“Salah satu program yang paling urgent itu adalah pembentukan Graniso sebagai gerakan terpadu keamanan dan ketertiban masyarakat,” tuturnya.
“Graniso ini nanti tugasnya untuk menertibkan orang-orang mabuk di jalanan dan masyarakat yang keterbatasan mental. Porsi kerjanya akan bersinergi dengan keamanan TNI-Polri dan juga ada Satpol PP dari pemerintahan,” lanjutnya.
Yang tidak kalah pentingnya lagi, bagi Abisai Rollo, adalah program penerangan di setiap sudut kota yang masih gelap yang akan dilakukan mulai dari kelurahan hingga ke kampung-kampung.
“Penerangan ini kita lakukan untuk mengurangi angka kejahatan dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam beraktivitas baik siang maupun malam hari,” jelasnya.
JAYAPURA-Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo mengungkapkan bahwa program 100 hari kerjanya bersama Wakil Wali Kota Rustan Saru, akan dimulai setelah perayaan HUT Kota Ke-115 dan juga HUT Pekabaran Injil (PI) di Tanah Tabi. Namun, untuk saat ini dirinya masih mengikuti retreat di Akmil Magelang selama satu minggu.
“Untuk memulai program 100 hari kerja, saya dan pak wakil akan bagi tugas. Nanti saya agenda pertamanya melakukan tour ke kampung sedangkan pak wakil fokus urus OPD,” ujar Abisai Rollo saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Rabu (26/2).
ABR-HARUS menilai Turkam ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk melibatkan masyarakat secara langsung dengan proses pembangunan yang akan dijalankan. “Dengan Turkam ini juga kita harapkan ada bisa menjaring aspirasi warga yang mungkin selama ini tidak diketahui oleh pemerintah,” ungkapnya.
Selain Turkam, ada beberapa program prioritas ABR-HARUS yang akan dipersiapkan dalam 100 hari kerja. Diantaranya, penerangan di setiap sudut kota, khususnya akses jalan utama, pembentukan graniso/polisi adat, pemasangan Wifi Gratis di Tempat umum, bebas biaya pemakaman, naikkan insentif RT, RW dan Kader Posyandu, Gerakan Asupan Makanan dan Minuman Bergizi, mengubah operasional Puskesmas 24 jam dan beberapa program lainnya.
“Salah satu program yang paling urgent itu adalah pembentukan Graniso sebagai gerakan terpadu keamanan dan ketertiban masyarakat,” tuturnya.
“Graniso ini nanti tugasnya untuk menertibkan orang-orang mabuk di jalanan dan masyarakat yang keterbatasan mental. Porsi kerjanya akan bersinergi dengan keamanan TNI-Polri dan juga ada Satpol PP dari pemerintahan,” lanjutnya.
Yang tidak kalah pentingnya lagi, bagi Abisai Rollo, adalah program penerangan di setiap sudut kota yang masih gelap yang akan dilakukan mulai dari kelurahan hingga ke kampung-kampung.
“Penerangan ini kita lakukan untuk mengurangi angka kejahatan dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam beraktivitas baik siang maupun malam hari,” jelasnya.